Saipul Jamil Dapat Kerjaan di Dalam Penjara

Ia juga mengaku cukup aktif dalam kegiatan seni yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan tersebut.

Saipul Jamil Dapat Kerjaan di Dalam Penjara
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Saiful Jamil saat ditemui awak media seusai menjalani salat Idul Fitri di Lapas Klas 1 Cipinang, Jumat (15/6/2018). 

Laporan wartawan Grid.ID, Ria Theresia Situmorang

TRIBUNJAMBI.COM - Pedangdut Saipul Jamil, yang saat ini sedang menjalani hukuman pidana atas kasus asusila yang menjeratnya, mengatakan kalau ia masih mengembangkan minatnya dalam bidang musik meski masih menjadi warga binaan di Rumah Tahanan kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur.

Ia juga mengaku cukup aktif dalam kegiatan seni yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan tersebut.

"Alhamdullilah, kalapas (kepala lembaga pemasyarakatannya) support. Banyak ada kegiatan musik," bukanya saat ditemui Grid.ID di Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa (4/9/2018).

Ia bercerita kalau beberapa pekan terakhir dirinya sempat melatih 21 warga binaan untuk sebuah event dimana dirinya dipercaya untuk menjadi mentor menari.

"Iya kemarin sempat melatih 21 warga binaan. Saya ngajar nari," ujarnya kepada Grid.ID antusias.

Ia dan beberapa warga binaan juga pernah dijanjikan akan tampil di beberapa rumah tahanan untuk tampil dalam berbagai acara termasuk di Rumah Tahanan Pondok Bambu.

"Kemarin Kalapasnya pernah berjanji bisa tampil di Pondok Bambu. Kan bisa ketemu tuh sama Pretty (artis Pretty Asmara). Aku sudah seneng banget," ceritanya.

"Tapi nggak tahu tiba-tiba dibatalkan," sesalnya.

Menurutnya, meskipun saat ini dirinya dilabeli status warga binaan di penjara, tetapi hanya kemerdekaan milikinyalah yang dirampas bukan kreativitasnya.

"Saya senang masih bisa tetap bermusik di sini. Kalapasnya selalu support kita di bidang seni," tambahnya dalam wawancara khusus dengan Grid.ID sembari tersenyum.

Seperti diketahui mantan suami Dewi Perssik ini sedang menjalani hukuman pidana atas kasus pencabulan dengan masa tahanan selama 8 tahun.

Beberapa bulan terakhir ia mendapatkan remisi atau masa pengurangan tahanan selama 4 tahun sehingga dipastikan ia bisa keluar dari tahanan pada tahun 2020 mendatang.

Meski begitu, dirinya sedang mengajukan PK (peninjauan kembali) untuk pengurangan masa tahanan sebanyak 1 tahun yang sedang diproses saat ini. (*)

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved