Pencurian Aki di Bram Itam, Lampu peringatan Traffic Light Tak Berfungsi

Lampu peringatan (warning light) yang terpasang jalan lintas Tungkal Jambi RT.06 Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam

Pencurian Aki di Bram Itam, Lampu peringatan Traffic Light Tak Berfungsi
tribunjambi/darwin sijabat
Lampu peringatan (warning light) yang terpasang jalan lintas Tungkal Jambi RT.06 Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam, tidak dapat berfungsi. Pasalnya, aki solar cell pada lampu tersebut dicuri oleh orang tak dikenal. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Lampu peringatan (warning light) yang terpasang jalan lintas Tungkal Jambi RT.06 Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam, tidak dapat berfungsi. Pasalnya, aki solar cell pada lampu tersebut dicuri oleh orang tak dikenal.

Pantauan di lapangan, Lampu yang diperuntukkan sebagai peringatan hati-hati bagi pengendara yang melintas dengan menggunakan tenaga tata surya sebanyak dua titik ini baru dibangun beberapa bulan lalu melalui dana APBN salah satunya raib digondol maling.

Saleh, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi mengatakan, hilangnya aki penyimpanan energy listrik tersebut diperkirakan hampir satu minggu lebih, dirinya dan warga setempat tidak mengetahui kapan terjadinya.

"Kita terkejut juga lampu Warning Light yang selalu hidup, ternyata telah dicuri orang,” katanya

Dirinya mengakui, tidak mengetahui secara pasti siapa yang telah mencuri aki penyimpanan energy listrik lampu Warning Light tersebut. “Padahal baru beberapa bulan dibangun, dengan keberadaan lampu tersebut sangat besar manfaatnya bagi ketertiban lalu lintas di lokasi itu” tuturnya singkat.

Terpisah, Jufri salah seorang pengguna jalan menuturkan, sesuai dengan kondisi lalu-lintas dan ditambah keramaian dan aktivitas kendaraan yang lewat. Tentunya keberadaan lampu peringatan itu bisa memberi aba-aba bagi pengguna jalan agar lebih hati-hati ketika melewati wilayah itu.

"Apalagi lampu itu dipasang karena ada rutinitas anak sekolah disitu, otomotis kita sebagai pengendara akan lebih hati hati lewat jalan ini, karena juga di sini sering terjadi kecelakaan juga," ujarnya

Terkait hal tersebut Dinas Perhubungan Tanjabbar Melalui Kabid darat Junaidi Tanjung, menyebutkan untuk hilangnya aki penyimpanan energy yang menggunakan tenaga surya tersebut, pihak dari dinas sudah melaporkan kebalai Trasportasi Darat Propinsi untuk ditindak lanjuti.

“Kita juga langsung mengecek dan memastikan, apakah benar tidak hidupnya lampu tersebut dikarenakan aki penyimpanannya hilang diambil maling, ternyata hal tersebut benar akinya diambil pencuri,” terangnya.

Dia menjelaskan pihaknya bersama Desa telah berkoordinasi untuk menjaga Fasilitas umum, agar fungsi dan manfaatnya dapat dirasakan bersama-sama, apalagi pembangunanya menggunakan uang Negara.

“Kita berharap juga masyarakat sekitar dapat menjaga dan merawat, sebab untuk kepentingan umum maupun untuk orang banyak,” sebutnya.

Saat disinggung, apakah ada perhatian dari pihak balai terkait laporan hilangnya aki lampu Warning Light yang telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten?

Kata Junaidi pihak balai Tranportasi darat akan berupaya agar aki penyimpanan energi yang mengunakan tenaga surya dapat diganti.

“Rencananya juga pihak balai akan berkoordinasi dengan pihak rekanan, bagaimana solusinya, ” pungkasnya. (*)

Penulis: Darwin
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved