Korban Lobang Jarum di Merangin Belum Ditemukan

"Korban belum ada yang ditemukan, untuk nama nama korban kita belum berani kasih, nanti takut salah," sebut Khairunnas.

Korban Lobang Jarum di Merangin Belum Ditemukan
ISTIMEWA
23012018_pemberantasan PETI 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Puluhan personil gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan tim lainnya, masih berupaya mengevakuasi korban peti di Merangin.

Senin (3/9) siang, puluhan personil tersebut baru sampai di lokasi, dan mereka baru memetakan dimana lokasi keberadaan pekerja yang tertimbun di lobang jarum tersebut.

Kapolres Merangin melalui Kasat Reskrim Polres Merangin IPTU Khairunnas mengatakan, petugas yang turun ke lapangan tergabung dari beberapa instansi.

Baca: Tujuh Penambang Tertimbun, Polisi Akan Periksa Pemilik Lahan Lubang Jarum

"Korban belum ada yang ditemukan, untuk nama nama korban kita belum berani kasih, nanti takut salah," sebut Khairunnas.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Merangin, Mardansyah mengatakan, hingga kini petugas yang turun ke lapangan terus berupaya untuk mencari titik keberadaan korban. Namun belum ada kepastian tentang hal itu.

Untuk mengevakuasi korban, BPBD Merangin sudah menurunkan alat, seperti perahu karet, tali, genset penyedot air, dan sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Baca: Susul Dua Rekannya ke Lobang Jarum, Penambang Emas Ini Juga Tewas Keracunan

"Hasil pencariannya belum kita tahu. Lagian masih dibutuhkan surve juga untuk melihat alat yang akan di butuhkan di lapangan," jelas Mardansyah.

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, korban yang terjebak tersebut lebih dari tujuh orang. Hanya saja, identitas yang di dapat hanya enam orang. Mereka adalah Ardi, warga Sungai Manau, Apung warga Tasik, Jawa Barat, Maman, Mamat, Pak Kumis, Edi yang juga warga Tasik dan korban lainnya belum diketahui.

Baca: Terjebak di Kedalaman 50 Meter, Ini Dugaan Sementara 7 Penambang PETI di Merangin Tak Bisa Lolos

Pada saat kejadian, ada belasan orang karyawan yang ikut menambang emas tersebut. Mereka terdiri dari petugas yang dipermukaan, jaga alat dan yang turun kebawah.

Lobang jarum yang memiliki kedalaman sekitar 42 meter itu bercabang dua, ada yang ke arah darat, dan ada yang ke arah sungai Batang Merangin. Namun yang terjebak itu lobang ke arah sungai Batang Merangin.

Baca: Yang Terjebak di Lubang PETI di Renah Pembarap 12 Orang, 5 Berhasil Menyelamatkan Diri

Kedua jalur itu dilakoni pekerja, dan pekerja yang dijalur darat selamat seketika mengetahui jika lobang jalur ke sungai mengalami kebocoran.(*)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved