Dewan Tanjabtim Minta Bupati Evaluasi Direktur BUMD

Pimpinan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendesak Bupati Romi Hariyanto segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap

Penulis: Zulkipli | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Wakil Ketua II DPRD Tanjabtim, Abdul Gafur 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pimpinan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendesak Bupati Romi Hariyanto segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjabtim PT. Bumi Samudera Perkasa. Dewan menilai keberadaan BUMD selama ini tidak ada gebrakan atau mati suri.

Wakil Ketua II DPRD Tanjabtim, Abdul Gafur ketika dikonfirmasi Tribunjambi.com Senin (3/9) mengatakan, jika direktur BUMD tidak dievaluasi, maka BUMD tersebut tidak akan ada gebarakan yang dilakukan. Dicontohkan Gafur, sejak 5 tahun berdirinya BUMD sampai hari ini tidak ada yang dihasilkan. Padahal jelas tujuan pendirian BUMD sebelumnya.

Baca: Kena Kanker Tulang, Pemuda 18 Tahun Asal Bungo Ini akan Diamputasi di Padang

"Dari Fraksi Hanura, KDN dan fraksi lainnya sudah sering menyampaikan saat kata akhir fraksi evaluasi - evaluasi karena tidak ada gebrakan sama sekali," kata Gafur yang diamini oleh Yudi Hariyanto.

Dilanjutkannya, padahal saat hering bersama Tim TAPD dan Direktur BUMD sendiri kata Gafur pihak BUMD cukup meyakinkan akan berjalannya BUMD. Seperti yang dicontohkannya terkait pengelolaan gas, dan pertanian. Di bidang pertanian itulah pihak dewan cukup menyupport dengan menyetujui anggaran.

"Tetapi ketika anggaran ada, itulah yang terjadi hasilnya nihil," ujarnya.

Ditambahkannya BUMD itu didirikan jelas-jelas banyak yang diharapkan, tidak hanya sebatas pendirian saja tetapi ketika anggaran diberikan maka harus ada timbal balik yang diberikan oleh BUMD terhadap Pendapatan Hasil Daerah (PAD).

"Pemkab telah mengeluarkan anggaran hingga satu miliar kepada BUMD, Kenyataannya yang ada malah habis, yang dihasilkan tidak ada. Jadi kalau di bilang anggaran minim itu bohong," tegasnya.

Baca: Ini Penyebab 7 Penambang Terjebak di Lubang PETI di Renah Pembarap Merangin

Baca: Korban Selamat dari Lubang PETI di Renah Pembarap Belum Dimintai Keterangan

Sementara itu, Direktur BUMD Samudera Perkasa saat hendak dikonfirmasi Tribunjambi.com di kantornya yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. Tribunjambi.com hanya ditemui oleh seseorang yang menyebutkan bahwa Pak Direktur sedang berangkat ke Jakarta.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved