Bukan Hanya Indonesia, Malaysia Juga Alami Krisis Ekonomi, Begini Cara Pemerintah untuk Bayar Utang

Malaysia sedang mengalami krisis ekonomi dengan tanggungan utang hingga 1 triliun ringgit atau Rp3.500 triliun.

Bukan Hanya Indonesia, Malaysia Juga Alami Krisis Ekonomi, Begini Cara Pemerintah untuk Bayar Utang
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad dan Presiden RI Joko Widodo. 

TRIBUNJAMBI.COM - Malaysia sedang mengalami krisis ekonomi dengan tanggungan utang hingga 1 triliun ringgit atau Rp3.500 triliun.

Perdana Menteri, Mahathir Muhammad menuding membengkaknya utangnasional itu akibat kesalahan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Najib Razak.

Hal itu menimbulkan keprihatinan dari pejabat tinggi maupun rakyat Malaysia sendiri.

Berbagai macam cara ditempuh untuk membantu mengurangi utang yang jumlahnya sangat tinggi.

Berikut ini adalah upaya-upaya yang pernah dilakukan Malaysia untuk memangkas utang-utangnya:

1. Penggalangan dana warga Malaysia

Pada 25/4/2018, Nik Shazarina Bakti, seorang aktivis HAM dari Sisters in Islam (SIS) membuka akun di GoGet Funding untuk meminta warga Malaysia dan seluruh dunia berkontribusi meringankan utang Rp3.500 triliun.

Hal ini terinspirasi dari bagaimana warga Malaysia di masa perdana menteri pertama, Tunku Abdul Rahman, bersatu mengumpulkan dana bagi Malaysia.

Kampanye dengan nama Please Help Malaysia telah mendapat sekitar 3.633 dolar AS (sekitar Rp53,7 juta).

Baca: 2 Hari Jelang Closing Ceremony Asian Games 2018, 8 Negara Ini Belum Pernah Dapat Medali

 2. Batalkan 3 mega proyek dengan China

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved