Breaking News:

Aksi Unjuk Rasa

Tolak Deklarasi Ganti Presiden, Gerakan Anak Jambi Minta Kapolda Tak Memberi Izin

Rencana Road Show dari Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) dengan acara Deklarasi Ganti Presiden mendapat penolakan dari Masyarakat Jambi

TRIBUN JAMBI/TOMMY KURNIAWAN

Laporan Wartawan Tribun Jambi. Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Rencana Road Show dari Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) dengan acara Deklarasi Ganti Presiden mendapat penolakan dari Masyarakat Jambi yang mengatasnamakan "Gerakan Anak Jambi (GANJA)" melalui unjuk rasa. Rabu (29/8) bertempat di Simpang BI, Telanai Pura, Kota Jambi dan Kantor Gubernur Jambi.

Massa unjuk rasa yang berjumlah 100 orang menyatakan sikap menolak atas rencana kegiatan road show GSI dan Deklarasi #GantiPresiden di Provinsi Jambi karena akan memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa serta akan mengganggu kenyamanan masyarakat Jambi.

Baca: Sejak 2013 Uang Sewa Toko Pasar Malioboro Tak Masuk Kantong Pemkot, Kemana Uang Rp 500 Juta?

"Kami dari elemen yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mengatasnamakan Gerakan Anak Jambi (GANJA) dengan ini menyatakan sikap menolak kegiatan tersebut dilaksanakan di Provinsi Jambi, demi terciptanya suasana kondusif menjelang Pemilu 2019," tutur Yanto selaku Koordinasi di Lapangan.

Selain itu ia juga mengajak segenap elemen masyarakat Jambi agar menjaga kedamaian wilayah Provinsi Jambi.

"Kami juga menolak penggunaan penggunaan isu provokatif dan politik identitas yang dapat mengganggu kerukunan antar masyarakat menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019," katanya.

Ia pun meminta kepada Kapolda Jambi agar tidak memberikan izin penyelenggaraaan kegiatan GSI atau kegiatan yang serupa karena cenderung provokatif sehingga dapat menimbulkan konlik antarsesama anak bangsa di wilayah Jambi.

Baca: Penghuni Lapas Banyak Tak Miliki e-KTP, Hak Pilih Diupayakan di TPS Khusus

Baca: Kasus Penyelewengan Dana Desa, Syamlawi dan Yusuf Dituntut 5 Tahun dan Denda Rp 200 Juta

"Aksi ini murni dari masyarakat yang tidak ingin daerahnya diacak-acak oleh orang di luar Jambi, Jambi harus tetap aman dan tolak provokator yang ingin Jambi terpecahbelah, LSM Gerakan Anak Jambi akan terus menolak pihak-pihak yang ingin mengacaukan Jambi," tuturnya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved