Pemilu 2019

Penghuni Lapas Banyak Tak Miliki e-KTP, Hak Pilih Diupayakan di TPS Khusus

Komisi Pemilihan Umum di beberapa daerah yang memiliki lembaga pemasyarakatan tetap sediakan TPS khusus.

Penghuni Lapas Banyak Tak Miliki e-KTP, Hak Pilih Diupayakan di TPS Khusus
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Suasana Lapas Klas IIB Muara Bulian mengajukan usulan remisi untuk ratusan narapidana. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komisi Pemilihan Umum di beberapa daerah yang memiliki lembaga pemasyarakatan tetap sediakan TPS khusus. Hak pilih penghuni lapas yang diatur untuk dikembalikan sesuai KTP akan diakomodir menggunakan hak pindah memilih.

Terbitnya Surat Edaran KPU No 887 beberapa waktu lalu mengatur agar para pemilih yang berada dalam lembaga pemasyarakatan dikembalikan ke TPS sesuai alamat yang bersangkutan. Hal ini membuat KPU harus mengatur kembali data DPT tiap kecamatan di masing-masing daerah.

Baca: Warga Desa Pandan Jaya Tanjabtim Tangkap Buaya yang Hendak Memangsa Kambing Tanpa Melukainya

Tidak hanya itu, pengembalian penghuni lapas sesuai KTP tersebut juga menimbulkan persoalan sendiri. Sebab, banyak warga Lapas di Jambi yang tidak memiliki e-KTP dan warga pendatang. Sehingga ini menjadi persoalan tersendiri.

Meski demikian ternyata pihak KPU sudah memiliki solusi untuk persoalan tersebut. Mereka tetap mengeluarkan data DPT Lapas ke alamat masing-masing terlebih dulu. Namun, nanti pada prakteknya mereka tetap akan diupayakan agar bisa memilih di dalam Lapas.

Hal itu diungkapkan oleh Khairuddin, Ketua KPU Tanjab Barat kepada Tribunjambi.com (28/8). Diakuinya bahwa sejak diterbitkannya SE 887 tersebut mereka harus mengeluarkan terlebih dulu pemilih dalam lapas dari mata pilih. Lalu memasukan kembali mereka kedalam mata pilih sesuai alamat yang bersangkutan.

“Untuk sementara ini pemilih yang KTPnya sesuai alamat Lapas IIb Kuala Tungkal hanya ada 4 orang, 3 laki-laki dan 1 perempuan. Selebihnya banyak warga pendatang dan warga desa dan kecamatan lain dan tidak memiliki KTP,” ungkap Khairuddin.

Baca: Silaturahmi Politik, PDIP Bersyukur PKB akan All Out

Baca: KPU Terus Menunggu, Belum Terima Laporan Masyarakat Terkait DCS Bacaleg

Dengan adanya empat pemilih di Lapas pihak KPU Tanjab Barat pun mengaku tetap menyediakan satu TPS khusus dalam Lapas. Nantinya, selain untuk keempat pemilih lapas tersebut, juga akan digunakan untuk penghuni lapas lainnya yang memiliki hak pilih.

“Rata-rata warga lapas ini tidak memiliki KTP. Sehingga sulit bagi kami untuk memasukan mereka kembali setelah dikeluarkan dari pemilih lapas,” kata Khairuddin.

Lantas, Khairuddin sendiri mengaku bahwa untuk memastikan hal tersebut, mereka sudah mendata bersama pihak Dukcapil Tanjab Barat. Dan rata-rata mereka yang berada dalam lapas itu merupakan pendatang.

Selain itu Nurkholis, Ketua KPU Tanjab Timur juga mengutarakan hal serupa. Bahwa mereka tetap mempertahankan satu TPS khusus di dalam Lapas. Meski diakuinya bahwa hanya satu mata pilih yang beralamat sesuai dengan Lapas Narkoba Muara Sabak.

Baca: Mengenal Fajar Wahyuni, Statistisi di BPS Muarojambi yang Berobsesi Buka Sekolah Alam

Baca: GALERI FOTO: Libatkan Warga dan Siswa, Mahasiswa Sendratasik Unja Hibur Masyarakat Kuala Tungkal

Baca: Mashuri Undang Ustaz Abdul Somad pada Pembukaan MTQ Bungo Tingkat Provinsi

Halaman
12
Penulis: dunan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved