Venezuela Negara Krisis Ekonomi, Beli Popok Seharga 8 Juta dan Sabun 3,5 Juta

Bersama Turki dan malaysia, Venezuela tahun ini juga menderita krisis ekonomi. Bahkan tingkat keparahannya jauh melebihi Turki maupun Malayisa.

Venezuela Negara Krisis Ekonomi, Beli Popok Seharga 8 Juta dan Sabun 3,5 Juta
SHUTTERSTOCK
24082015_BURSA MATA UANG 

TRIBUNJAMBI.COM - Bersama Turki dan malaysia, Venezuela tahun ini juga menderita krisis ekonomi.

Bahkan tingkat keparahannya jauh melebihi Turki maupun Malayisa. Mata uang mereka terjun bebas.

Bahkan pada Senin (20/8), Presiden Venezuela Nicolas Maduro sampai menerbitkan mata uang baru untuk mengendalikan inflasi negara itu.

Tahun ini, menurut perkiraan IMF, inflasi di Venezuela akan mencapai satu juta persen.

Baca: Perlakuan Shin Yuqi ke Anthony Ginting yang Cedera Jadi Sorotan Dunia di Asian Games 2018

Mata uang Bolivar Venezuela begitu ambruk nilainya jadi hampir tidak berharga.

Nilai AS$1 kini bisa setara lebih dari 6,3 juta Bolivar.

Nilai yang mata uang rendahnya gila-gilaan itu mungkin hanya bisa dibandingkan dengan mata uang dolar Zimbabwe pada masa Robert Mugabe.

Saat itu bahkan tukar AS$1 sama dengan 669miliar Dolar Zimbabwe.

Baca: Dana Penanganan Gempa Lombok Telah Cair Sebesar Rp985,8 Miliar

Tak pelak, harga barang melambung tinggi. Para penduduk lokal membutuhkan tumpukan uang tunai untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

Berikut ini adalah gambaran betapa mengerikannya krisis ekonomi yang dilanda Venezuela akibat dari hiperinflasi negara tersebut:

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved