Breaking News:

Polemik Vaksin MR

50 Persen Anak di Jambi Sudah Diberi Vaksin Rubela

Setelah diperbolehkan penggunaan vaksin rubela oleh Majelis Ulama Indonesia. Pemerintah kota Jambi terus berupaya

Penulis: Rohmayana | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA
Fasha bersama kepala Dinkes Kota Jambi Ida Yulianti, Kepala Satpol PP kota Jambi Yan Ismar, Kepala DPMPTSP Fahmi, serta kepala DLH Ardi meninjau rumah sakit Medika Simpang Rimbo, Rabu (17/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Setelah diperbolehkan penggunaan vaksin rubela oleh Majelis Ulama Indonesia. Pemerintah kota Jambi terus berupaya agar anak-anak di kota Jambi mendapatkan vaksin rubela.

Hal ini karena pentingnya sistem imun tubuh yang harus didapatkan oleh setiap anak. Menanggapi hal ini Kepala Dinas kesehatan Kota Jambi Ida Yulianti mengatakan bahwa pihaknya sudah intens memberikan vaksin rubela di sekolah-sekolah.

"Kita intens setiap hari turun ke sekolah untuk memberikan vaksin rubela, kita juga sudah ada jadwal pemberian vaksin nya," kata Ida.

Baca: Berdalih Ingat Mantan Istri, Pria di Batanghari Ini Tega Cabuli Putri Sendiri Hingga 6 Kali

Menurutnya saat ini sudah lebih dari 50 persen anak-anak yang sudah disuntik vaksin rubela. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti orang tua yang melarang anaknya untuk diberi vaksin rubela. "Kita juga tidak paksa, kalau orang tuanya melarang, kita tidak akan berikan vaksin," katanya.

Hanya saja pihaknya selalu memberikan sosialisasi dengan masyarakat terkait bahaya jika terkena penyakit rubela. Oleh sebab itu sangat penting sejak dini jika anak-anak sudah diberikan vaksin.

Ida menyebutkan sebelum diperbolehkan oleh MUI justru kendala terkait banyaknya orang tua yang anaknya tidak mau diberikan vaksin lebih banyak. Namun setelah diperbolehkan oleh MUI karena sifatnya darurat, pihaknya berharap lebih mengedukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin rubela.

"Harapannya semoga 100 persen anak di Jambi bisa mendapat vaksin rubela, dengan berbagai sosialisasi yang kita berikan," katanya.

Baca: Di Kejati Jambi, Ada Eksekusi Enam Ekor Sapi

Baca: Semua Server e-KTP Kecamatan di Merangin Diputus, Ini Keterangan Sekretaris Dukcapil

Terkait anak yang mengalami demam tinggi atau hingga menyebabkan kematian akibat vaksin rubela, pihaknya menyebutkan bahwa kejadian ini belum ditemukan di Jambi.

"Alhamdulillah hingga saat ini lancar-lancar saja, tidak ada kendala soal vaksin ini. Kalau hanya demam biasa kemungkinan ada, hal ini karena bergantung sistem imun yang ada di tubuh anak," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved