Ketika Suporter Jepang Punguti Puntung Rokok di SUGBK Senayan, Ingin Selalu Beri Kesan Baik

Setelah sebelumnya mereka melakukan aksi bersih-bersih di stadion dalam gelaran pesta sepakbola World Cup 2018 di Rusia

Twitter/motikatrok
Suporter Jepang. 

Jepang sepertinya sangat menginginkan semua orang diperlakukan sama.

Baca: Posting Status Berbau SARA di FB, Revanaldi dan Ari Divonis 10 Bulan dan Denda Rp 1 Juta

Baca: Bingung Mau Masak Daging Kurban Idul Adha? ini 5 Resep Memasak Daging yang Anti Mainstream

Sehingga, saya sempat heran ketika bertemu orang-orang yang bertingkah laku aneh namun reaksi orang di sekitarnya biasa saja.

Padahal, jika di Indonesia, biasanya sudah menjadi tontonan.

Pada dasarnya, hal terpenting bagi orang Jepang adalah jangan sampai mengganggu orang lain. Hal ini membuat masing-masing individu dapat hidup nyaman dengan berdampingan.

Di Jepang, rasanya jarang sekali merasa kesal dengan orang lain. Jika secara tidak sengaja bersenggolan di jalan, masing-masing akan membungkukkan badan sambil mengucapkan sumimasen.

Orang-orang di sini juga tidak terbiasa jalan bergerombol sehingga menghalangi jalan orang lain.

Sudah menjadi peraturan yang tidak tertulis bahwa orang-orang yang berjalan santai di sebelah kiri, dan orang-orang yang terburu-buru bisa mengambil ruang di bagian kanan. Kebiasaan ini terutama terlihat di ekskalator.

Lain halnya di lift dan kereta. Saat berada di sana, orang dilarang menelepon dengan suara yang dapat mengganggu orang lain. Cara duduk di kereta pun ada aturannya.

Baca: Idul Adha 2018 - Amalan Sunnah yang Sayang Jika Ditinggalkan

Baca: Deretan Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor Berapa Ya?

Kaki diusahakan selalu tertekuk ke dalam. Sehingga tidak ada orang yang menyelonjorkan kakinya dan menghalangi orang lain meskipun sudah lelah berjalan seharian.

Jangan tanya soal kesal dengan asap rokok.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved