Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ini Cerita Bocah 4 tahun yang Taklukkan Atap Sumatera, 3.805 Mdpl

Mendaki gunung dianggapan kurang cocok untuk anak-anak. Tapi Athaletta Celly Alanna membuktikan hal berbeda.

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Alanna, pendaki cilik berusia 4 tahun ini mendaki Gunung Kerinci bersama orangtuanya, untuk memperingati Kemerdekaan RI ke 73 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Mendaki jadi hobi yang menantang dan membutuhkan perjuangan luar biasa. Inilah yang membuat banyak kelompok pecinta alam menyukainya.

Karena membutuhkan fisik yang kuat, mendaki gunung dianggapan kurang cocok untuk anak-anak. Tapi Athaletta Celly Alanna membuktikan hal berbeda.

Bocah 4 tahun putri dari Cecep Suryana dan Septrina Ney ini menyambut HUT RI ke-73 dengan melakukan pendakian Gunung Kerinci, yang disebut sebagai Atap Sumatera.

Ditemui di rumah ibunya di RT 07 Kelurahan Pondok Tinggi, Kecamatan Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh, Alanna yang biasa dipanggil Teteh di rumah ini pun menjadi menceritakan pengalamannya saat melakukan pendakian. 

Sama seperti anak-anak seusianya, ia menjawab pertanyaan Tribun dengan sambil bermain. Ia mengaku, cukup capek saat melakukan pendakian yang baru dilakukannya itu.

“Capek, tapi asyik ramai orang di sana. Banyak yang ingin ajak foto,” katanya.

Bocah yang tinggal di Komplek Pertamina Mayang Mangurai Jambi ini mengatakan, ikut mengibarkan bendara sepajang 400 meter di Gunung Kerinci.

Septrina menyebutkan, anak pertamanya dari dua bersuadara itu ikut mendaki Gunung Kerinci bersama ayahnya, yang sering melakukan pendakian.

“Dulu waktu umur 2 tahun ayahnya pernah juga mau ngajak naik gunung tapi saat itu saya larang. Tapi ini anaknya sendiri yang ikut mendaki gunung,” ujarnya.

Ia mengaku, selalu memantau perjalanan anaknya saat melakukann pendakian melalui sambungan telepon.

“Alanna hanya sampai tugu Yudha shelter III, belum sampai pucak. Sebab saat ingin naik ke puncak ada belerang dan Alanna pilek sehingga dibawa ayahnya turun,” ungkapnya.

Sesampai di rumah sebutnya, anaknya tersebut masih ingin melakukan pendakian gunung. Sebab ia masih penasaran belum sampai ke puncak.

“Ia ingin lagi naik gunung, tapi ingin naik gunung yang lain lagi. Ini kali pertama ia melakukannya,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved