Masih Sporadik, Banyak Warga Muarojambi Belum Miliki Sertifikat Tanah

Rata-rata saat ini masyarakat hanya memiliki surat masih sporadik atau surat keterangan terdaftar di pemerintah desa.

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Masih banyak masyarakat Kabupaten Muarojambi yang belum memiliki sertifikat hak milik bidang tanah. Rata-rata saat ini masyarakat hanya memiliki surat masih sporadik atau surat keterangan terdaftar di pemerintah desa.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Muarojambi, Fatur juga mengatakan, banyak masyarakat yang belum mendaftarkan bidang tanahnya sebagai wajib pajak.

"Mengurus Pajak Bumi dan Bangunan baru, sangat penting karena selain sebagai salah satu kelengkapan dokumen juga menandakan sebagai warga negara yang baik karena memiliki kesadaran diri taat pajak," ujarnya, Kamis (16/8).

Ia menjelaskan bahwa untuk mengurus PBB baru, tidak membutuhkan waktu lama, hanya beberapa menit saja selesai. Tetapi harus dengan kelengkapan dokumen dan tidak ada yang mencurigakan.

"Yang dimaksud mencurigakan misalnya dalam pengajuan tidak ada bangunan, lokasinya di pinggir jalan, makanya kita akan cek, hal ini terjadi rata-rata pemohon pribadi. Makanya kita libatkan kepala desa untuk mengetahui," jelas Fatur.

Ia menambahkan bahwa syarat yang harus disiapkan meliputi KTP, sporadik, bukti kepemilikan/sertifikat, pengisian formulir dan mengetahui desa. Selain itu, di dalamnya sudah ada peta lokasi tanah, dan besaran PBB sendiri dasarnya NJOP pelimpahan dari KPP Pratama.

"Hingga Agustus 2018 udah di atas 2000 wajib pajak baru yang mengajukan permohonan," terangnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved