Ketika Seorang Cucu Presiden Soeharto, Diam-diam Palsukan Jati Dirinya Demi Seleksi Paskibraka

Ketika Seorang Cucu Presiden Soeharto, Diam-diam Palsukan Jati Dirinya Demi Gabung Paskibraka.

Ketika Seorang Cucu Presiden Soeharto, Diam-diam Palsukan Jati Dirinya Demi Seleksi Paskibraka
Arsip Tutut Soeharto
Danty Rukmana saat bertugas membawa baki bendera di upacara HUT RI 

“Alhamdulillah sampai saat ini nggak ada mah. Mereka tahunya aku perwakilan dari Lab School.”

Akhirnya suatu hari, dia datang dengan senyum manisnya sambil memeluk saya: “ Papa, mama, Alhamdulillah Danty terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.”

Dalam hati saya berbisik: “Terima kasih ya Allah, telah kau izinkan anakku untuk menjadi salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Berilah anakku Danty kemampuan untuk dapat melaksanakannya dengan baik, benar dan sukses, aamiin.”

Pada saat dia harus masuk pelatihan di Cibubur, rasa rindu selalu ingin melihat Danty, dan ingin tahu bisakah dia melewati latihan-latihan yang diberikan pada para siswa.

Ada salah seorang instruktur, kawan saya (dan Danty saat itu sudah dikenal bahwa dia anak saya dan cucunya bapak), saya sampaikan saya ingin menengok Danty bisa apa tidak. Dia bilang sekarang belum bisa, nanti ada saatnya untuk berkunjung.

Berita ini sampai ke Danty, dia minta izin untuk menelpon saya, dan di telpon dia bilang: “ Mama, jangan datang sekarang ya, teman-teman yang lain juga tidak ada yang dijenguk. Kalau mama kesini sekarang, aku malu mah. Nanti ada waktunya untuk menjenguk kok mah. Mama doakan Danty saja.”

“Iya mbak, mama akan selalu berdoa untukmu. Jaga kesehatan ya wuk, jaga diri baik-baik, jangan lupa sholat.”

“Iya mah, insya Allah.” Jawabnya.

Lalu, kabar yang menggembirakan dan mengharukan pun datang mengunjungi rumah kami, bahwa anakku Danty terpilih menjadi pembawa Bendera Pusaka. Sujud syukur langsung aku kerjakan, bersyukur dan berterima kasih atas segala karunia dan terpilihnya Danty menjadi pembawa Bendera Pusaka pada upacara kenegaraan memperingati hari kemerdekaan yang ke-45 bangsa Indonesia.

Hari yang kita nantikan pun datang. Sepanjang upacara berlangsung tidak henti-hentinya saya berdoa agar Danty diberi kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan upacara sampai selesai. Pada saat dia menaiki tangga, saya tak berani menatapnya, takut tak dapat menahan derai air mata, yang telah saya coba tahan dari tadi.Sebentar lagi Danty Rukmana (nama lengkapnya Danty Indriastuty Purnamasari Rukmana), siswa SMA dari DKI, menerima bendera pusaka dari Presiden ke-II Republik Indonesia.

“Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”.

Digahayu Indonesia.
Jayalah Bangsaku, Jayalah Negeriku, Jayalah Indonesiaku.
M E R D E K A !!!!!!!!

Jakarta 17 Agustus 2018.
Pukul 05.00, Usai subuh.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Kisah Cucu Soeharto Ikut Seleksi Paskibra, Tutupi Identitas Hingga Tak Mau Dijenguk Orangtua, http://sumsel.tribunnews.com/2018/08/17/kisah-cucu-soeharto-ikut-seleksi-paskibra-tutupi-identitas-hingga-tak-mau-dijenguk-orangtua?page=all.

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved