Bila Benar Jadi Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Akankah Ahok Bebas Bersyarat Bulan Agustus ini?
Ahok pun nampak tetap mendukung sahabatnya itu menjadi presiden dua periode, sebelum dirinya harus di bui atas kasus penistaan agama.
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNJAMBI.COM - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tetap menunjukkan kesetiaannya pada Joko Widodo.
Pernah menjadi Wakil Gubernur saat mendampingi Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ahok pun nampak tetap mendukung sahabatnya itu menjadi presiden dua periode, sebelum dirinya harus di bui atas kasus penistaan agama.
Meski masih berada di dalam penjara, ia memiliki keinginan untuk ikut berkampanye memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Pada Pilpres 2019, ada dua pasangan yang akan bertarung, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Jokowi menggandeng Ketua MUI Ma'ruf Amin dengan sejumlah alasan.
Di antaranya, Ma'ruf amin adalah tokoh yang mampu merekatkan bangsa Indonesia, toleran, dan pernah berkiprah di pemerintahan dengan menjadi anggota DPR.
Baca: Ada Tantangan Mengumpulkan Data, BI: Masih Bisa Diwakili Tak Jadi Masalah
Baca: Program Acara yang Dibawakannya Kena Teguran KPI, ini Respon dari Deddy Corbuzier Atas Hal itu
Untuk diketahui, kiai Ma'ruf Amin adalah saksi ahli yang bersaksi di persidangan saat Ahok diadili, terkait kasus penodaan agama.
Apakah Ahok marah mengetahui Ma'ruf Amin menjadi pendmping Jokowi?
Seperti dikutip TribunJambi.com dari Tribunnews.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan Ahok sama sekali tidak marah.
Malah sebaliknya, Ahok sangat ingin mengkampanyekan Jokowi dan Ma'ruf Amin agar dapat mengalahkan Prabowo-Sandiaga.
"Ahok, saya tanya melalui teman, beliau mengatakan, 'saya sangat mendukung Ma'ruf Amin, kalau boleh saya ikut kampanye kalau sudah ke luar dari penjara'," ujar Luhut di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).
Menurut Luhut, Ahok berpesan kepada kaum muda untuk mendukung Jokowi.
Baca: Tuan Guru Bajang Ungkap Sikap Keras Jokowi Saat Mengunjungi Korban Gempa
Baca: Korban Laka Truk Fuso Telah Dimakamkan Keluarga, Kondisi Terkini Masih Kondusif
Alasannya karena Jokowi adalah calon presiden yang berjiwa muda.
Saat ini Ahok masih berada di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.
Kapan Ahok akan bebas sehingga bisa ikut berkampanye?
Ahok yang divonis 2 tahun penjara sesuai aturan akan bebas murni pada Januari 2019.
Namun masa bebas itu bisa lebih cepat tergantung dari remisi yang diberikan oleh Kemenkumham.
Adik Ahok Fifi Lety Indra mengatakan, Ahok sebenarnya bisa bisa di pertengahan tahun 2018 dengan cara mengajukan bebas bersyarat.
Namun hal itu belum diputuskan karena ada banyak pertimbangan.
Baca: Dua Bulan Buron, Pelaku Pencurian di Rumah Milik Juragan Rumah Makan, Diringkus Polisi
Baca: Aturan Baru BPJS Kesehatan Mulai Diterapkan Saat ini, Rumah Sakit Alami Hal ini
Baca: 2 Pelajar Alami Kecelakaan Maut Depan SMA 1 Pijoan, Saksi Sebut Truk Fuso arah Jambi-Bulian, Kabur
Sebelumnya, kabar Ahok akan bebas tanggal 16 Agustus 2018, telah beredar luas di media sosial dan pemberitaan berbagai media.
Ahok pun sampai memberikan tebak-tebakan soal beberapa monumen yang ada di DKI Jakarta, dari tebak-tebakkan itu.
Melalui akun Instagramnya yang diposting oleh Tim BTP, tanggal 16 menjadi jawaban atas tebak-tebakan dari dirinya.
Lalu benarkah jawaban itu menjadi waktu untuk Ahok dapat bebas bersyarat? masih belum bisa dipastikan hingga saat ini.
Baca: Catat! ini Jadwal & Niat Puasa Arafah dan Puasa Dzulhijjah Jelang Hari Raya Idul Adha 2018
Baca: Adik Ahok Buka Suara, Atas Kabar Dukungan Kakaknya ke Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019
Baca: Jawaban Ibunda Cinta Laura, Saat Pacar Sang Anak Dikatakan Jelek oleh Warganet
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ahok-jokowi-dan-maruf-amin_20180814_194139.jpg)