Sejarah Hari Pramuka 14 Agustus, Diperkenalkan Kepada Masyarakat Usai Soekarno Anugerahkan Panji

Pada 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat setelah Presiden Soekarno menganugerahkan Panji Gerakan Pramuka

Sejarah Hari Pramuka 14 Agustus, Diperkenalkan Kepada Masyarakat Usai Soekarno Anugerahkan Panji
Sejarah Pramuka di Indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM - Selain HUT RI pada 17 Agustus, satu diantara hari besar nasional yang diperingati setiap Bulan Agustus adalah Hari Pramuka.

Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus.

Gerakan Pramuka Indonesia merupakan nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan.

Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya.

Gerakan Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung.

Sedangkan pada tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).

Baca: Hari Pramuka, Kisah Jenderal Inggris Rekrut Pemuda Berperang Pertahankan Kota, Sejarah Kepanduan

Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926.

Gerakan yang digagas oleh Lord Baden-Powell ini diawali dari upaya mempertahankan kota Mafeking dari serangan musuh.

Lord Baden-Powell merekrut para pemuda menjadi tentara sukarela ikut berperang mempertahankan kota.

Mereka dimanfaatkan untuk mengirim pesan, membawa barang ataupun tugas lain yang tak melibatkan pemuda ini berperang secara langsung di medan tempur.

Halaman
123
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved