Baca Pembelaan, Penasehat Hukum Tuding Ada Rekayasa Pada Dugaan Suap OTT PDAM Kerinci

Sidang dua terdakwa kasus dugaan suap yang tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali digelar.

Baca Pembelaan, Penasehat Hukum Tuding Ada Rekayasa Pada Dugaan Suap OTT PDAM Kerinci
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN
Terdakwa kasus OTT di Kerinci menjalani perseidangan di Pengadilan Tipikor Jambi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang dua terdakwa kasus dugaan suap yang tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di PDAM Tirta Sakti kembali digelar.

Keduanya adalah Agus Salim selaku Pjs Dirut PDAM Tirta Sakti dan Asmardi selaku Kasubag Bin Kejari Sungai Penuh.

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi dengan agenda pembacaan pledoi oleh Penasihat Hukum (PH), Rabu (8/8/18).

Dalam sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Khairulludin itu, Penasehat Hukum Agus Salim, Lenny Marlina berbeda pendapat dengan JPU.

Dia mengatakan, dalam perkara tangkap tangan yang melibatkan kedua terdakwa, tidak ditemukan adanya seseorang yang memiliki jabatan dalam melakukan penyidikan pada perkara SR-MBR yang sedang ditangani oleh Kejari Sungai Penuh.

“Hingga saat ini, perkara ini tidak dikembangkan pada tingkatan penyelidikan dan penyidikan. Sehingga, kuat dugaan perkara ini adalah sebuah rekayasa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan menurut hukum,” tegas Lenny Marlina.

Hal senada juga diungkapkan perwakilan tim PH Asmardi, Victorianus Gulo. Menurutnya, ada fakta-fakta yang sengaja dihilangkan.

“Kami tidak sepakat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurut kami, ada tindakan dengan sengaja menghilangkan fakta yang jelas ada dan harus dimuat dalam tuntutan,” sebut Viktorianus Gulo.

Disebutkannya, fakta-fakta yang dihilangkan, antara lain adanya negosiasi uang oleh Kasi Pidsus Andi Herman dengan Agus Salim.

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved