Konflik Manusia dan Satwa

Beruang Rusak Pondok Petani di Semurup Kerinci, Bawa Kabur Minyak dan Gula

Setelah Harimau, kini giliran beruang liar yang meneror petani desa Pendung Semurup, Kabupaten Kerinci. Beruang liar

Beruang Rusak Pondok Petani di Semurup Kerinci, Bawa Kabur Minyak dan Gula
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Setelah Harimau, kini giliran beruang liar yang meneror petani desa Pendung Semurup, Kabupaten Kerinci. Beruang liar masuk ke lahan perkebunan warga dan merusak pondok lahan perkebunan warga.

Salah seorang petani Desa Pendung Semurup, Hari Afrizal Kecamatan Air Hangat membenarkan adanya beruang liar yang berkeliaran dilahan perkebunannya. Bahkan beruang membobol pondok di lahan perkebunannya dan masuk ke pondok milik warga.

Baca: 24 Bacaleg di Merangin Gugur, Berasal dari Beberapa Parpol

"Ya, ada dua pondok milik petani dirusak. Beruang masuk dan mengacak-acak isi di dalam pondok petani," ungkapnya, Rabu (8/8).

Ia mengaku, cemas akan kedatangan beruang ke kebunnya. Takut binatang buas tersebut bisa melukai warga saat sedang berada di kebun.

"Pada Sabtu (3/8) lalu, beruang berkeliaran saja disekitar pondok, pada Minggu malam Beruang beraksi dan masuk ke pondok dengan merusak dinding pondok serta mengambil minyak goreng," jelasnya.

Atas kejadian ini ditambahkannya, pihaknya langsung melaporkan ke KPHP Kerinci Unit I untuk segera ditanggulangi.

"Kita Sudah melaporkan permasalahan ini kepada pihak KPHP Kerinci Unit I," sebutnya.

Atas laporan teror beruang yang menggegerkan petani Desa Pendung Semurup dari masyarakat Pihak Satgas KPHP Kerinci Unit I langsung turun guna mengecek kebenaran informasi tersebut.

Baca: Hasil Kesepakatan, Truk Batu Bara Hanya Boleh Melintas Pukul 18.00-06.00

Baca: Kasus Pembunuhan Pedagang Nasi Uduk, Pihak Kepolisian akan Lakukan Rekontruksi

Berdasarkan hasil investigasi, Satgas Mitigasi konflik satwa Liar KPHP Kerinci unit I menemukan adanya sejumlah barang bukti keberadaan satwa liar jenis beruang. Kejadiannya dua kali dalam sehari, di pondok milik petani yang berbeda.

Menurut salah seorang Satgas mitigasi Konflik Satwa Liar KPHP Kerinci Unit I, Bambang ada dua pondok kebun milik warga yang diserang beruang. Yakni pondok milik Nasir yang dirusak oleh beruang pada Sabtu (3/8) beruang masuk ke pondok sekitar pukul 4.30 Wib pagi.

"Beruang mengambil gula dan minyak goreng. Keberadaan beruang dilihat langsung istri Pak Nasir," ungkapnya.

Selanjutnya pada Sabtu malam (3/8), giliran pondok milik Nur Asdih yang dirusak beruang. Beruang masuk ke rumah dengan membobol dinding bagian belakang pondok untuk mengambil gula dan minyak goreng.

"Kita menemukan beberapa bekas cakaran dibagian dinding pondok yang rusak oleh beruang," jelasnya.

Baca: Dana BOS Belum Turun, Sekolah Harus Berutang

Baca: Harga Komoditi Anjlok, Pemkab Tanjabtim Tak Bisa Berbuat Banyak

Baca: Kekerasan Terhadap Reporter Kompas TV, Aliansi Peduli Jurnalis Jambi Gelar Aksi Solidaritas

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved