Mencuri, Terdakwa Ini Terancam 2,5 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Sampaikan Pembelaan

PH Andrian, Husnatul Adillah dalam pledoinya menyampaikan permohonan keringanan kepada majelis hakim dalam menetapkan putusan.

Mencuri, Terdakwa Ini Terancam 2,5 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Sampaikan Pembelaan
tribunjambi/mahreza
Terdakwa menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa kasus pencurian, Andrian kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Selasa (7/8/18). Adapun agenda sidang yang dipimpin majelis hakim yang diketuai Sri Warni Wati tersebut adalah pembacaan pledoi oleh Penasihat Hukum (PH).

PH Andrian, Husnatul Adillah dalam pledoinya menyampaikan permohonan keringanan kepada majelis hakim dalam menetapkan putusan.

"Bahwa terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya. Bahwa terdakwa menjadi tulang punggung keluarga. Bahwa terdakwa merasa bersalah dan menyesali perbuatannya. Untuk itu, kami mohon keringanan kepada majelis hakim dalam amar putusan," katanya.

Baca: Masih Ingat Perempuan yang Dibakar Hidup-hidup di Hutan Blora? Polisi Bongkar Makamnya Untuk. . .

Menanggapi hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lidya Rotua Simanjuntak tetap pada tuntutannya.

Sebelumnya, JPU menuntutnya dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan. JPU menuntutnya berdasarkan pasal 363 Ayat (1) Ke-4 dan Ke-5 KUHP.

Baca: Rabu, Luka Modric Akan Putuskan Masa Depan Dirinya Bersama Real Madrid, Pindah atau Bertahan?

Selanjutnya, majelis hakim akan kembali menggelar sidang pada Selasa (14/8/18) dengan agenda pembacaan putusan.

Sekadar informasi, terdakwa melancarkan aksinya bersama Hamsah Andrian (belum tertangkap) pada 2017 lalu di kawasan Kota Baru, Kota Jambi. Atas perbuatannya, korban menderita kerugian sekitar Rp 4 juta.(*)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved