Breaking News:

Harapan Gelar Pupus, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Tersingkir di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018

Pupus harapan Indonesia meraih satu gelar pada turnamen Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 di Nanjing Youth Olympic Stadium, China

BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii (kanan)/Apriyani Rahayu, saat menjalani pertandingan melawan wakil Malaysia, Goh Yea Ching/Lee Meng Yean, pada pertandingan penyisihan Grup D Piala Uber di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Senin (21/5/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Perjuangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu pasangan ganda putri Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 di Nanjing Youth Olympic Stadium harus terhenti.

Pupus harapan Indonesia meraih satu gelar pada turnamen Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 di Nanjing Youth Olympic Stadium, China.

Satu-satunya harapan Merah-putih, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, gagal ke final.

Ganda putri terbaik Indonesia ini, yang ditempatkan sebagai unggulan kelima, dijegal pasangan Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Dalam laga semifinal berdurasi 52 menit, Sabtu (4/8/2018), Greysia/Apriyani kalah dua gim langsung 12-21, 21-23 dari unggulan ke-11 tersebut.

Baca: Ini Prediksi Karier Politik Ahok Usai Bebas dari Penjara, Pengamat Bilang Bakal Moncer pada 2020

Artinya, Indonesia gagal merealisasikan target minimal meraih satu gelar dalam ajang ini.

Para pemain andalan, termasuk ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, lebih dulu tersingkir pada babak perempat final.

Tahun lalu, Indonesia meraih satu gelar melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Kali ini, pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut tidak ambil bagian karena mereka fokus menghadapi Asian Games yang mulai bergulir 18 Agustus di Jakarta-Palembang.

Kemenangan Matsumoto/Nagahara membuat Jepang dipastikan meraih gelar sektor ganda putri.

Baca: Hasil Latihan Bebas MotoGP Ceko 2018 - Dani Pedrosa Jadi yang Tercepat, Valentino Rossi Tercecer

Baca: Live Streaming MotoGP Ceko 2018, Sampai Pukul 20.00

Pasalnya, pada laga lain mempertemukan sesama wakil mereka di mana Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto, yang merupakan unggulan keempat, bertemu unggulan kedua, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Dua pasangan yang disebutkan terakhir ini lolos ke semifinal setelah mengalahkan ganda putri Indonesia pada perempat final.

Fukushima/Hirota menang 21-17, 21-15 atas Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Tanaka/Yonemoto menang 17-21, 21-12, 21-15 atas Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Greysia/Apriyani Kalah, Indonesia Tanpa Gelar dalam Kejuaraan Dunia"

Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved