Hanya Ada di Jepang, Ketiak Dibayar Rp 1,2 Juta per Jam untuk Lakukan Hal Ini
Hal ini mungkin terdengar aneh, tetapi sebuah biro iklan di Jepang mulai menjual daya tarik yang tidak biasa
TRIBUNJAMBI.COM - Hal ini mungkin terdengar aneh, tetapi sebuah biro iklan di Jepang mulai menjual daya tarik yang tidak biasa dengan menjual iklan ketiak wanita cantik.
Diketahui, sebuah klinik perawatan kecantikan telah menjadi pelanggan pertama dari biro iklan tersebut.
Perusahaan iklan Wakino, yang diambil dari kata "waki" yang berarti ketiak telah hadir di awal tahun ini.
Dari situs web perusahaan itu diketahui memiliki berbagai sampel gambar dengan ukuran persegi panjang, berwarna-warni, dan berukuran dua sampai empat inci.
Baca: UJ Digelandang Setelah Polisi Temukan Sabu di Dalam Plastik Asoy
Baca: Belum Terima Juknis, KPU Tanjabtim Bingung Hak Pilih Napi
(siakapkeli/Telegraph UK)
Harga iklan ketiak ini ¥ 10.000 (Rp1.291.500) per jam.
Model yang digunakan untuk iklan tersebut memamerkan ketiaknya sambil menggayutkan tangan di pegangan yang disediakan di kereta atau meregangkan tubuh untuk menunjukkan ketiak mereka.
Berdasarkan laporan dari Telegraph UK, sebagaimana dilansir melalui laman siakapkeli, Seishing Biyo Clinic menjadi salah satu yang paling awal untuk mencoba ruang iklan yang di luar dari kebiasaan dengan menggunakan ketiak model.
Biro iklan sekarang mencari lebih banyak model ketiak termasuk model pria.
Baca: Tips Membersihkan Paru-paru, Coba Gunakan 3 Bahan Alami Ini
Baca: 4 Fitur ini Jarang Digunakan di WhatsApp, Ternyata Miliki Fungsi ini
(siakapkeli/Telegraph UK)
Baca: Jadwal MotoGP Ceko 2018: Akankah Valentino Rossi Balas Bakal Dendam Atas Lelucon Marquez?
Perusahaan ini juga mengumumkan untuk menyelenggarakan kontes kecantikan untuk mencari ketiak tercantik di Jepang.
Namun, kampanye iklan yang ini aneh mungkin harus diberi pengarahan ketika musim gugur tiba ketika para wanita akan segera menutup ketiak mereka.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18062018_ketiak_20180618_194445.jpg)