Kasus Perambahan

Kasus Perambahan Hutan - Penasihat Hukum Tolak Satu Saksi Ahli

Sidang lanjutan kasus dugaan perambahan hutan di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kembali digelar.

Kasus Perambahan Hutan - Penasihat Hukum Tolak Satu Saksi Ahli
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Mareza Sutan A

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang lanjutan kasus dugaan perambahan hutan di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kembali digelar. Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Senin (30/7/18) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli.

Setelah mendengarkan saksi pertama, S Sihabuddin, Majelis Hakim mempersilakan saksi kedua. Dalam persidangan itu, Majelis Hakim mempersilakan Andrinaldi Adnan Shut Msc untuk menyampaikan keterangannya.

Baca: Bekerjalah Sampai Idola Menjadi Pesaing Anda

Sebagaimana diketahui, Andrinaldi membidangi pemetaan. Dalam persidangan dia hanya menjelaskan pemetaan dan visualisasi.

Menanggapi hal itu, Penasihat Hukum (PH) keempat terdakwa, Henry David Oliver memotong di persidangan.

"Mohon maaf, Majelis Hakim. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami rasa saksi ahli tidak memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dalam persidangan ini. Karena saksi ahli beda dengan saksi fakta," katanya.

Atas hal itu, Majelis Hakim yang diketuai Franciscus Arkadeus Ruwe membenarkan kekurangcakapan saksi ahli di bidang hukum. Selain itu, saksi yang juga berasal dari TNKS ini juga berlatar belakang pendidikan kehutanan, yang lebih mendominasi data dan fakta lokasi kejadian.

Dengan demikian, Majelis Hakim tidak memberikan banyak pertanyaan, mengingat hal yang digali dari saksi ahli tidak begitu banyak.

Baca: Kasus Perambahan Hutan - Saksi Ahli: Perambahan dan Penggerak Miliki Konsekuensi Hukum yang Sama

Baca: Hingga Saat Ini Tercatat 168 Hektare Lahan dan Hutan yang Terbakar di Provinsi Jambi

Untuk diketahui, kasus ini menjerat empat orang sebagai terdakwa. Di antaranya, Ahmad Azhari, Abu Hasyim, Maardi, dan Indra Jaya.

Mereka diduga melakukan perambahan hutan di wilayah TNKS pada Januari 2018 lalu.

Sidang akan kembali dilanjutkan pada Rabu (1/8/18 ) dengan agenda keterangan saksi ahli dari pihak terdakwa yang akan dihadirkan PH.

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved