Breaking News:

Diperiksa di Persidangan, Gerry Akui Lakukan Hal-hal Ini

Agenda persidangan adalah pemeriksaan terdakwa Gregory Isaac Iskandar alias Gerry Iskandar Alamlah, Senin (30/7/18).

tribunjambi/mareza sutan aj
Sidang Gerry Iskandar 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi kembali menggelar persidangan kasus pengerukan alur sungai Batanghari pada kawasan jalur pelayaran Talang Duku tahun 2013.

Agenda persidangan adalah pemeriksaan terdakwa Gregory Isaac Iskandar alias Gerry Iskandar Alamlah, Senin (30/7/18).

Dalam persidangan itu, Gerry mengungkapkan peran dirinya dalam kasus yang merugikan negara mencapai sekitar Rp 5,3 miliar tersebut.

Dia mengatakan, selama proyek berlangsung dirinya tidak pernah turun ke lokasi proyek.
"Saya percayakan semuanya kepada Wahyu Asoka (berkas terpisah). Dia yang ke lapangan. Semuanya dia yang tahu," beber Gerry.

Meski begitu, terkait dengan penyewaan kapal, dialah yang melakukan kontrak dengan perusahaan asal Singapura sebagai pihak pengadaan kapal.

"Kalau yang buat kontrak, saya. Tapi yang lebih banyak paham, Wahyu. Saya cuman teken," jelasnya.

Sementara itu, untuk transaksi penyewaan dilakukan melalui transfer. Namun, tegasnya, dirinya tidak melakukan itu sepenuhnya.

"Transaksi pertama saja. Selebihnya, saya kuasakan kepada Wahyu Asoka. Hasil transaksi dikirim via trevel ke Palembang dari Jakarta," sebutnya

Gerry mengaku, dalam setiap transaksi dengan pemilik kapal dirinya menggunakan satu di antara bank pelat merah yang dibuatnya bersama dengan Wahyu Asoka di Jakarta.

Halaman
12
Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved