Temuan Candi di Teluk Ketapang Batanghari, Tanpa Penunggu Rusak Akibat Ulah Para Pemburu Batu Akik

Warga Teluk Ketapang menemukan situs candi yang dikenal memiliki beberapa nama yang saling berkaitan.

TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Situs candi di Teluk Ketapang Kabupaten Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Warga Teluk Ketapang menemukan situs candi yang dikenal memiliki beberapa nama yang saling berkaitan.

Meski belum satupun instansi terkait (arkeolog) meninjau atau melakukan penelitian terhadap temuan candi tersebut, warga sekitar Teluk Ketapang memiliki nama tersendiri untuk candi tersebut.

"Kalau dari tetuo dulu ado yang bilang candi tu namonyo Candi Tambak Bato, ado juga yang dikenal dengan sebutan Candi Dano Bangko. Tapi orang orang dulu lah yang ngasih namo tu," Ujar Fauzan satu diantara warga Kepada Tribunjambi.com

Dikatakannya pula, terdapat cerita lain dibalik penemuan candi tersebut.

Dimana saat marak musim batu cincin lokasi candi ini sempat menjadi buruan penggila batu.

Terbukti dibeberapa sisi telah dibongkar oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab untuk mencari batu antik sehingga karena dalamnya galian tersebut terlihat susunan batu yang masih rapi.

" Tapi memang sejak pertama kali ditemukan, tidak ada pendamping lainnya hanya gundukan batu saja. Tidak ada arca ataupun benda benda peninggalan manusia lainnya," Jelasnya kepada Tribunjambi.com

Berdasarkan cerita para tetua, mereka pernah mengatakan bahwa ada candi yang lokasi tidak jauh dari candi Pematang Saung yang lebih dahulu telah ditemukan dan diobservasi oleh arkeolog..

Namun candi baru tersebut lokasinya memang belum diketahui, karena lokasinya sendiri tidak pasti dan berada ditengah hutan.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved