CPNS Tanjab Barat Belum Dibuka, Masyarakat Jangan Termakan Hoax

Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum diumumkan, masyarakat diharapkan tidak "termakan" hoax.

CPNS Tanjab Barat Belum Dibuka, Masyarakat Jangan Termakan Hoax
Tribun Jambi/Darwin Sijabat
Seorang warga berada di depan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Tanjab Barat, Jumat (27/7). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum diumumkan, masyarakat diharapkan tidak "termakan" hoax.

Hingga saat ini, Encep Jarkasih, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Tanjab Barat menegaskan sejauh ini belum ada pengumuman resmi.

Pihaknya masih menunggu surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara sebagai panitia dan Menpan-RB sebagai pelaksanaan penerimaan.

"Kami belum menerima surat resmi, masih menunggu. Pengumuman akan diumumkan melalui website resmi badan kepegawaian," ujarnya, Kamis (26/7).

Beredar informasi bahwa akan dibukanya penerimaan pada akhir bulan juli, Encep mengajak masyarakat sama-sama berharap segera dibuka.

Dia menegaskan agar tidak mudah percaya terkait informasi yang beredar di masyarakat, sebab tidak sepenuhnya benar.

"Jangan mudah percaya, kalau sudah ada informasi pasti diumumkan. Apalagi ada yang menjanjikan bisa memasukkan, jangan sekali-kali percaya," tegasnya.

Hal itu dikatakannya berdasarkan atas informasi yang diterimanya bahwa ada oknum yang memanfaatkan kesempatan tersebut. Bahkan sudah ada laporan bahwa masyarakat sudah mengeluarkan sejumlah rupiah agar bisa masuk.

Terkait formasi yang diterima di kabupaten Tanjung Jabung Barat, dia juga menjelaskan telah mengajukan jumlah yang akan diterima. Namun pihaknya juga belum menerima penetapan formasi atas usulan yang diajukan.

"Usulan sudah kita berikan, setelah permintaan perubahan kita kembali mengusulkan 202 formasi. Kita masih menunggu," jelasnya.

Untuk tahun 2018, dari 202 formasi yang diusulkan tersebut, sebanyak 90 persen berasal dari tenaga pendidik, medis paramedis. Kemudian yang 10 persen lainnya yang diusulkan yaitu tenaga teknis instruktur, administrasi dan lainnya.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved