Dari Mana Keluarnya Rp 350 Juta? Agus Salim: Kalau Rp 400 Juta Saya Tidak Sanggup

Sidang lanjutan kasus dugaan suap Pjs Dirut PDAM Tirta Sakti dan oknum Kejari Sungai Penuh kembali dilanjutkan.

Dari Mana Keluarnya Rp 350 Juta? Agus Salim: Kalau Rp 400 Juta Saya Tidak Sanggup
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang lanjutan kasus dugaan suap Pjs Dirut PDAM Tirta Sakti dan oknum Kejari Sungai Penuh kembali dilanjutkan. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Jambi dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Agus Salim, dalam keterangannya mengakui, pernah diminta oleh Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Andi Herman untuk

menyerahkan uang senilai Rp 400 juta.

"Awalnya, minta persen. Tapi saya tidak sanggup kalau persenan. Akhirnya dapatlah Rp 400 juta. Wai, saya rasa, kalau Rp 400 juta saya tidak sanggup," kata Agus Salim.

Dikatakannya, dia pernah menjumpai Andi Herman sebanyak enam kali. Mereka mulai menegosiasi jumlah sejak pertemuan ketiga. Kemudian, Andi Herman menetapkan Rp 400 juta pada pertemuan keenam.

"Mulai ada hitung-hitungan itu, pas ketemuan yang ketiga. Nah, sampai yang keenam, barulah dapat angka Rp 400 juta itu," kata Agus Salim.

Ketika Majelis Hakim menanyakan munculnya angka Rp 350 juta, Agus Salim menyebut dari Asmardi. Dia bilang, Asmardi-lah yang mengatakan jumlah Rp 350 juta itu.

"Angka Rp 350 juta itu, dari Pak Asmardi. Dia bilang, 'ya sudah Rp 350 juga. Kalau tidak, kasus naik.' Ya sudah, kata saya," Agus Salim menerangkan.

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari tangkap tangan yang dilakukan anggota Polres Kerinci, Jumat (29/12/17). Keduanya ditangkap di Bukit Sintiong. Dari tangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti uang sebesar Rp 350 juta.

Uang tersebut diduga akan diberikan, terkait beberapa proyek PDAM yang tengah ditangani oleh Kejari Sungaipenuh. Satu di antaranya adalah proyek pemasangan sambungan PDAD untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Kerinci.

Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved