8 Jet F-16 Indonesia Adu Taktik di Langit Australia, 'Pertarungan' Jet Tempur Terbaik Dunia

Tim dari Indonesia yang diwakili Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dipimpin oleh Letkol Pnb Gusti Made Yoga “barong”.

8 Jet F-16 Indonesia Adu Taktik di Langit Australia, 'Pertarungan' Jet Tempur Terbaik Dunia
Wahyu Aji
Pesawat tempur F-16 TNI AU, melakukan persiapan pelaksanaan OSUS dalam latihan Jalak Sakti 2016. 

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia memiliki skuadron udara yang semakin tangguh. Sementara itu,negara-negara maju juga semakin mempercanggih kekuatan udara mereka.

Kabar terbaru, sebanyak delapan unit jet tempur F-16 dari Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi berangkat ke Australia untuk menjajal kemampuan dengan jet-jet tempur terbaik dari berbagai negara dalam ajang latihan bersama Pitch Black.

Melansir dari www.jejaktapak.com, Komandan Lanud (Danlanud) Iswahjudi Magetan Jawa Timur, Marsekal Pertama Samsul Rizal, mengatakan Pitch Black merupakan ajang latihan dua tahunan oleh Angkatan Udara Australia (RAAF),

“Keikutsertaan TNI AU dalam latihan bersama Pitch Black merupakan bukti bahwa Indonesia sudah dianggap mampu dan sejajar dengan angkatan udara negara lain serta menjadi tolok ukur profesionalisme Angkatan Udara dalam mengawaki alat utama sistem persenjataan (alutsista),” katanya.

Menurut dia, dalam latihan kali ini Indonesia mengirimkan delapan F-16 Block52ID.

Pesawat ini adalah upgrade dari F-16 Block 25 yang dihibahkan Amerika.

“TNI AU akan unjuk kebolehan bersama jet tempur dari negara lain. Di antaranya Australia dengan pesawat F/A-18 E/F Super Hornet dan E/A-18 Growler. Dari Singapura mendatangkan F-16 C/D dan F-15SG,” katanya.

Sedangkan Prancis mendatangkan jet tempur Rafale, Malaysia mengirim F/A-18D Hornet.

Negara Asia Tenggara, Thailand dengan jet tempur Gripen.

F-16A Block 15AG TNI AU registrasi TS-1611, salah satu pesawat yang dimiliki TNI AU. Pesawat F-16 yang terbakar di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (16/4/2015), bernomor ekor TS-1643.
F-16A Block 15AG TNI AU registrasi TS-1611, salah satu pesawat yang dimiliki TNI AU. Pesawat F-16 yang terbakar di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (16/4/2015), bernomor ekor TS-1643. (Reska K. Nistanto/Kompas.com)

Sementara itu, Marinir Amerika mengusung F/A-18 C/D Hornet.

Tim dari Indonesia yang diwakili Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dipimpin oleh Letkol Pnb Gusti Made Yoga “barong”.

Selain itu, dikerahkan juga 87 personel dan enam peninjau dari Mabes TNI AU.

Keberangkatan mereka menuju Darwin Australia dilakukan pada Rabu 25 Juli 2018 pukul 11.20 WIB menuju Bali untuk menginap semalam sebelum melanjutkan penerbangan ke Darwin.

Selain delapan jet tempur F-16, tim dari TNI AU juga memberangkatkan pesawat Hercules A-1327 dari Skadron 31 untuk mengangkut kru darat.

Baca: Hasil Kualifikasi Liga Champions 2018/2019, Ajax Menang 2-0

Baca: Heboh Penemuan Jenazah Bayi di Toilet Pesawat Air Asia Dalam Kondisi Terbungkus Tisu

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved