Polda Jambi Gagalkan Transaksi Perdagangan Kulit Harimau Senilai Rp 120 Juta

"Keduanya warga Kabupaten Merangin. Mereka sebagai pembawa barang bukti," ujar Kombes Pol I Komang Sandi kepada wartawan, Senin (24/7).

Polda Jambi Gagalkan Transaksi Perdagangan Kulit Harimau Senilai Rp 120 Juta
Tribun Jambi/Rian
barangbukti kulit harimau hasil penangkapan dari kedua pelaku asal Merangin. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditreskrimsus Polda Jambi, bersama BKSDA Provinsi Jambi merilis kasus penangkapan selembar kulit Harimau Sumatera yang diamankan, Minggu (22/7) kemarin, tepat di simpang lampu merah Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Bertempat di lobi gedung lama Polda Jambi, Dirreskrimsus Kombes Pol I Komang Sandi memimpin ekspos itu. Ia mengatakan, dalam kasus ini, dua tersangka ikut diamankan, identitasnya Hasan Basri (62) warga Muara Panco Barat dan Mahally MY (56) Muara Panco Timur.

"Keduanya warga Kabupaten Merangin. Mereka sebagai pembawa barang bukti," ujar Kombes Pol I Komang Sandi kepada wartawan, Senin (24/7).

Barang bukti yang diamankan adalah sebuah kulit Harimau Sumatera yang masih anakan. Lalu tulang belulangnya yang akan dijual kepada pembeli yang merupakan warga Jambi.

Ia melanjutkan, dari hasil pemeriksaan kulit harimau tersebut bakal dijual seharga Rp 120 juta. 

"Kita masih lakukan penyelidikan terkait pembelinya. Karena mereka ditangkap saat akan bertransaksi. Itu pengakuannya," jelasnya. 

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved