BRIS Telah Salurkan KUR 60 Persen dari Target Rp 20 Miliar

Hingga pertengahan tahun ini, BRI Syariah Cabang Jambi telah menyalurkan 60 persen dana kredit usaha rakyat

BRIS Telah Salurkan KUR 60 Persen dari Target Rp 20 Miliar
ISTIMEWA
BRI Syariah
  1. Laporan Wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga pertengahan tahun ini, BRI Syariah Cabang Jambi telah menyalurkan 60 persen dana kredit usaha rakyat (KUR) Mikro iB.

BRI Syariah Cabang Jambi mendapat target penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) Mikro iB sebesar Rp 20 milyar.

KUR Mikro iB merupakan kredit untuk usaha mikro yang diberikan tanpa agunan. BRI Syariah menjadi satu-satunya bank syariah yang dipercaya untuk menyalurkan dana KUR oleh pemerintah.

Beberapa waktu lalu, pemerintah sudah menurunkan suku bunga KUR dari 9 persen menjadi 7 persen. Menurut Dudi Saleh, Pimpinan PT BRI Syariah Cabang Jambi, dengan turunnya Margin menjadi 7 persen, tidak langsung membuat penyaluran KUR langsung meningkat.

Dari sisi perbankan tetap menjalankan penyaluran dengan prinsip kehati-hatian.

"Penayaluran KUR tergantung pengamatan perbankan itu sendiri, untuk memberikan kredit secara jor-joran tentu tidak semudah itu, animo masyarakat kan macam-macam. Kalau dia nggak pantas dapat KUR tentu nggak kita kasih," ujar Dudi.

Terkait masalah jaminan atau agunan yang kini masih menjadi pertimbangan masyarakat untuk mengajukan dana pinjaman KUR, Dikatakannya, masyarakat yang cenderung tidak memiliki agunan bisa datang ke bank yang bersangkutan untuk didiskusikan.

"Kita juga harus lihat nasabahnya, tempat tinggalnya, usahanya seperti apa, sebab kita tetap harus berhati-hati kalau nggak pakai jaminan bisa macet, ini dana APBN , kalau macet ya gawat," jelasnya.

Untuk mengajukan KUR, ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi. Seperti usaha sudah berjalan selama 2 tahun, maksimal pinjaman Rp 25 juta, penduduk setempat dengan bukti surat keterangan usaha dari kelurahan.

"Kalau ada komunitas pengusaha, kita BRI Syariah bisa ketempat yang bersangkutan, jika mau mengajukan KUR nggak perlu ke bank," katanya.

Untuk saat ini NPF KUR Mikro iB masih dibawah satu persen. Sedangkan ambang batas NPF sebesar 5 persen. Ia pun meminta Pemerintah untuk bisa terus bekerjasma dengan perbankan. Terutama terkait dana bergulir pemerintah, sebaiknya bermitra dengan perbankan. Sebab dengan perbankan, maka pemerintah bisa menekan angka Non Performing Loan alias kredit macet.

Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved