IHSG

Gagal Tutup Akhir Pekan di Angka 6.000, Bagaimana Prospek IHSG Besok?  

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini kembali gagal menembus level psikologis 6.000. Padahal, pada pekan sebelumnya,

Gagal Tutup Akhir Pekan di Angka 6.000, Bagaimana Prospek IHSG Besok?  
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini kembali gagal menembus level psikologis 6.000.  Padahal, pada pekan sebelumnya, IHSG sudah sempat mencapai angka 5.944,07, atau sekitar 56 poin dari 6.000.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan ini (20/7), indeks saham ditutup menguat tipis 0,03% menjadi 5.872,78.

Investor asing juga kembali mencatatkan posisi jual bersih alias net sell sepanjang pekan ini. Sepekan terakhir, net sell asing mencapai Rp 784,94 miliar. Net sell terbesar terjadi pada Selasa (17/7), yakni Rp 735,12 miliar.

Baca: Fasilitas Mewah di Lapas Sukamiskin, KPK: Napi Bayar Rp 200-500 Juta

IHSG antara lain melemah lantaran terseret pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Pekan ini, rupiah melemah hingga mencapai Rp 14.545 per dollar AS, level terendah sejak Oktober 2015.

Analis Senior Paramitra Alfa Sekuritas William Siregar mengatakan, investor juga berhati-hati masuk ke pasar lantaran mengantisipasi rapat dewan gubernur Bank Indonesia serta pidato Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell pekan ini.

Pelaku pasar lantas bereaksi negatif lantaran BI memilih mempertahankan suku bunga, sementara pidato Powell memberi sinyal kuat The Fed akan melanjutkan kenaikan suku bunga. "Tambah lagi, belum ada momentum yang mampu meningkatkan IHSG selama sepekan ini," terang William, Jumat (20/7).

Meski begitu, Kepala Riset Narada Asset Management Kiswoyo Adi Joe mengatakan, ada harapan indeks saham akan kembali menguat. Rilis kinerja keuangan emiten, yang diyakini akan positif, bakal menopang IHSG.

Baca: Ledakan Senjata di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Seorang Petugas Terluka

Baca: Bursa Cawapres - Mahfud MD Dinilai Paket Lengkap, dari Faktor Pengalaman Hingga Bersih

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved