Pemkab Tanjabtim Bantu Biaya Rehabilitasi Warga yang Alami Gangguan Jiwa

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak

Pemkab Tanjabtim Bantu Biaya Rehabilitasi Warga yang Alami Gangguan Jiwa
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Kepala Dinas Sosial, Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ridwan 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak memberikan bantuan rehabilitasi kepada warga yang mengalami gangguan jiwa.

Bantuan yang diberikan berupa pembebasan biaya pengobatan pasien selama berobat di Rumah Sakit Jiwa hingga sembuh yang dibantu menggunakan APBD.

Baca: Hamil 8 Bulan, Lusi Tunggu Putusan Hakim Atas Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Kepala Dinas Sosial, Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ridwan saat dikonfirmasi Tribunjambi.com menyebutkan, bantuan rehabilitasi ini dapat diberikan atas permintaan pihak keluarga atau permintaan kepala desa berdasarkan surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

"Kito kan bukan tenaga medis, kita tidak bisa menyatakan ini mengalami gangguan jiwa atau tidak. Kalau ada surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan baru kita kirim ke Rumah Sakit Jiwa," katanya, Jumat (20/7).

Dilanjutkan Ridwan, kendala yang ditemui pihaknya selama ini adalah orang gila yang tidak ada keluarga yang tidak diketahui identitasnya.

"Kendalanya bukan sekarang, kita bisa angkat. Tapi setelah sembuh, kita bingung nak diserahkan kepada siapa setelah sembuh. Padahal pasien seperti itu harus butuh pendampingan," kata Ridwan.

Pada tahun 2018 ini saja, dijelaskan Ridwan sudah ada delapan orang mengalami gangguan jiwa yang mereka bantu rehabilitasi.

Baca: Kebakaran Sumur Minyak Ilegal, Ini Tanggapan Pihak Polsek dan DLH Batanghari

Baca: Warga Melihat Kepulan Asap Tebal Menjulang

Selain gangguan jiwa, Dinas Sosial Tanjabtim juga memberikan bantuan rehabilitasi bagi pecandu narkoba dan wanita tuna susila. "Tapi selama ini yang paling banyak orang gangguan jiwa tulah," pungkas Ridwan.

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved