Soal Kepergian Ronaldo, Calderon Anggap Itu Akan Menjadi Sebuah Kesalahan yang Bersejarah

Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon memberikan pendapatnya terkait dengan kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus

Soal Kepergian Ronaldo, Calderon Anggap Itu Akan Menjadi Sebuah Kesalahan yang Bersejarah
JUVENTUS.COM
Cristiano Ronaldo tiba di J Medical 

TRIBUNJAMBI.COM- Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon memberikan pendapatnya terkait dengan kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus pada bursa musim panas kali ini.

"Menjual Cristiano Ronaldo bukanlah kabar bagus, baik dengan harga 100 juta atau satu miliar euro," ucap Ramon Calderon seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sports.

Menurut Calderon, tidak ada alasan yang bisa dibenarkan tentang keputusan Real Madrid menjual Ronaldo ke Juventus.

Calderon menganggap Ronaldo adalah aset terbaik klub dari segi teknis maupun nonteknis. Keputusan Real Madrid menjual Ronaldo dinilainya akan menjadi sebuah kesalahan transfer yang bersejarah.

"Real Madrid juga menyelipkan klausul satu miliar euro untuk mencegah langkah klub lain membelinya pada masa depan." kata Calderon.

Baca: Diburu 10 Tahun Buaya Raksasa Sepanjang 4,7 Meter Dengan Bobot 600 Kg Berhasil Ditangkap

"Cristiano Ronaldo telah menunjukkan bahwa tidak ada pemain lain yang seperti dia. Ini akan menjadi sebuah kesalahan yang bersejarah," tutur Calderon menambahkan.

Meskipun Ronaldo dilepas pada usia 33 tahun, Real Madrid masih mendapat keuntungan pada transfer tersebut.

Dana yang dikeluarkan Real Madrid saat memboyong Cristiano Ronaldo pada 2009 dari Manchester United adalah sebesar 80 juta pounds atau sekitar Rp 1,5 triliun.

Kini, Real Madrid menjual Cristiano Ronaldo yang telah berusia 33 tahun ke Juventus dengan harga lebih mahal.

Selain mendapat keuntungan dari selisih penjualan, Real Madrid juga sudah mendapat banyak kejayaan dari segi prestasi.

Selama dibela Cristiano Ronaldo, Real Madrid total sudah meraih 19 gelar bergengsi termasuk empat trofi Liga Champions.

Calderon sendiri pernah mencoba memboyong Ronaldo saat dirinya masih menjabat sebagai Presiden klub selam tiga tahun dari 2006.

Namun, Ramon Calderon gagal memenuhi ambisinya itu hingga mengundurkan pada Januari 2009 dan digantikan wakilnya, Vicente Boluda.

Lalu, Florentino Perez kembali menjabat untuk kali kedua menjadi suksesor Boluda dan berhasil memboyong Cristiano Ronaldo. (Verdi Hendrawan)

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved