Ingin Minta Maaf, Pelaku Penikaman Wahyu Mengaku Menyesal

"Nyesal. Kalau ketemu sama orangnya aku pengen nian minta maaf sama dia dan keluarganya," sesal Rudi di Mapolsek Jambi Selatan, Senin (16/7).

Ingin Minta Maaf, Pelaku Penikaman Wahyu Mengaku Menyesal
TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI
Rudi, pelaku penikaman terhadap Wahyu, menyesal telah menikam korban. Ia pun ingin meminta maaf. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rudi Hariadi (25) masih diperiksa oleh penyidik Polsek Jambi Selatan. Warga PGRI I, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Timur ini diamankan atas kasus penikaman korbannya Wahyu Anggara (22), Minggu (14/7) lalu.

Kepada wartawan di Mapolsek, pekerja di sebuah gudang di kawasan Paal Merah ini mengaku menyesal atas perbuatan yang dilakukannya. Dirinya ingin sekali meminta maaf kepada korban.

"Nyesal. Kalau ketemu sama orangnya aku pengen nian minta maaf sama dia dan keluarganya," sesal Rudi di Mapolsek Jambi Selatan, Senin (16/7).

Baca: Bawa Babi Panggang Untuk Sesaji Ritual Keagamaan, Saat Dicermati Mertua Murka

Rudi juga mengakui, penikaman yang dilakukannya itu tak didasari rasa dendam atau permasalahan sebelumnya. Dia hanya ingin membela temannya bernama Doni yang dikeroyok oleh korban dan teman-temannya.

"Aku memang karna bantu teman. Kasihan dia dikeroyok sampai terguling. Memang salah kawan aku karena nantang korban betinju," jelasnya.

Senjata tajam jenis pisau yang digunakannya untuk menikam perut korban diakuinya pisau yang sering dia gunakan bekerja.

"Pisau dari gudang itulah yang aku pakai. Itu biasa untuk motong tali-tali kardus di situ," kata Rudi.

Baca: Dulu Heboh Ditagih Janda 2 Anak, Begini Kabar Terbaru Mantan Suami Ayu Ting Ting ini

Sementara, Kapolsek Jambi Selatan, AKP Rita Purnama Sari menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada tersangka untuk dilakukan tahap pemberkasan.

"Kita lakukan penahanan sesuai ketentuan. Untuk korban, sudah dilakukan visum. Luka satu tusukan di bagian pinggang, tapi dapat enam jahitan," jelas AKP Rita.

Sebelumnya diberitakan, tersangka Rudi diamankan atas nomor laporan korban LP/B- 337/ VII/ 2018 /SPKT III, tgl 14 Juli 2018. Penusukan terhadap Wahyu yang merupakan warga Kelurahan Talang Bakung ini sekira pukul 23.00, di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

Baca: Partai Solidaritas Indonesia Hanya Daftar Dua Dapil di Bungo

Awalnya korban yang sedang nongkrong di pinggir jalan area pergudangan. Dan terjadi kerusuh di lokasi. Pelaku pun datang dan langsung menusuk korban di bagian pinggang kiri dengan sebilah pisaunya. Atas kejadian itu, korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Erni Medica Talang Bakung.

Rudi dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan sajam. Ancaman diatas lima tahun penjara. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved