Breaking News:

Zvonimir Boban, Legenda Sepak Bola Kroasia yang Tendangan Karatenya Jadi Satu Pemicu 'Perang'

Dan itulah yang tahun 1980-an ketika sepakbola menjadi sarana utama orang-orang Kroasia untuk mengekspresikan nasionalisme mereka.

Footballtimes
Insiden tendangan Boban yang memicu perang 

Apa yang digambarkan itu dianggap sebagai contoh paling mengerikan dari hooliganisme yang pernah disaksikan di sepak bola Eropa.

Baca: Ternyata Kematangan Pisang Pengaruhi Manfaatnya Buat Tubuh

Namun pertandingan tersebut mendadak pecah menjadi pemicu perang hanya dalam 10 menit setelah kekerasan meningkat.

Ketika invasi para suporter tak tertahankan, Boban melihat seorang polisi mencoba mencegah hooligan Kroasia menyerang penggemar Red Star.

Berlai kencang dengan nasionalisme tinggi, Boban menendang polisi dan meluncurkan lutut kanannya ke wajah aparat.

Setelah pertempuran berlangsung selama lebih dari satu jam, stadion itu akhirnya dibakar dan adegan-adegan mengerikan yang mengguncang dunia pun tampak di depan mata.

"Para hooligan dari Belgrad merusak stadion kami. Polisi pada saat itu, yang benar-benar polisi rezim, sama sekali tidak menanggapi," kata Boban dalam film dokumenter Vuk Janic.

Baca: Tunjukkan Tanda Tangan 63 Pedagang, Wakil P3A Bantah Lakukan Pungli

Hal itu menunjukkan nasionalisme dan patriotisme seorang Boban yang dianggap lebih dari sekedar pemain sepak bola.

Boban sangat berpengaruh, baik sebagai kapten Dinamo Zagreb maupun dalam perjuangan Kroasia.

Setelah kekacauan itu, polisi tidak melakukan apa pun untuk menghentikan kekacauan, hingga perang kemerdekaan Kroasia dimulai.

Salah satu dalang di balik insiden tersebut adalah Zelijko Raznatovic, yang lebih dikenal sebagai Arkan.

Halaman
123
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved