Breaking News:

Tak Kunjung Diperbaiki, Petani Lambur 2 Harapkan Perbaikan Kanal

Apalagi saat ini kata dia, air pasang tidak normal sehingga air tidak bisa masuk ke dalam lahan pertanian karena semak dan dangkalnya parit tersebut.

tribunjambi/zulkifli
Petani Desa Lambur 2 mengharapkan adanya perbaikan kanal atau parit di tempat mereka, agar dapat mengaliri air ke kebun-kebun mereka 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Keberadaan parit atau kanal sebagai pengaliran air di lahan pertanian dan perkebunan masyarakat, sangat dibutuhkan petani untuk hasil tani maksimal, tak terkecuali di Tanjung Jabung Timur.

Namun jika aliran air sungai tidak bisa berfungsi dengan baik karena suatu alasan seperti dangkalnya dan semak belukar parit atau Kanal tersebut maka air tidak bisa mengalir dengan lancar.

Seperti halnya yang dirasakan para petani di Desa Lambur 2 Kecamatan Muara Sabak Timur, Dusun 2-3 Purwodadi dan Dusun 4 Sidomukti, hampir sepanjang 10 kilo meter, parit tidak berfungsi dengan baik karena semak belukar juga keadaan parit yang dangkal.

Nuraji, warga setempat mengatakan, dangkalnya aliran air parit itu dapat mengakibatkan kerugian bagi petani karena kebutuhan air yang dibutuhkan tanaman petani tidak normal.

Baca: Ternyata Kematangan Pisang Pengaruhi Manfaatnya Buat Tubuh

Apalagi saat ini kata dia, air pasang tidak normal sehingga air tidak bisa masuk ke dalam lahan pertanian karena semak dan dangkalnya parit tersebut.

Namun saat musim hujan atau musim pasang besar seperti pada Desember-Januari, luapan air hujan di dalam lahan sulit mengalir keluar dan membuat lahan pertanian masyarakat sekitar menjadi tergenang bahkan menjadi banjir membuat panen hasil kebun jadi sulit, dan bagian yang tergenang air yang dalam tidak bisa dipanen.

Terpisah Kepala Desa Lambur 2 melalui Sekdes, mengatakan bahwa pihak desa sudah berulang kali mengusulkan parit yang berada di Dusun 2-3 Purwodadi dan Dusun 4 Sidomukti agar dapat diperbaiki dengan penggalian agar dapat berfungsi.

"Kita sudah beberpa kali mengajukan perbaikan sungai itu. Tapi, sampai sekarang belum ada terealisasi," katanya.

Baca: Boleh Dicoba, ini 5 Aplikasi Penguat Sinyal untuk Android, Berikut Kelebihan dan Kekurangannya

Menurutnya, karena air parit itu sangat dibutuhkan oleh tanaman petani dan menjaga agar lahan pertanian tidak terlalu kering saat musim kemarau yang bisa mengatasi terjadinya kebakaran lahan bisa menjadi rugi besar para petani setempat.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa masyarakat Desa Lambur berharap agar pihak terkait dapat segera melakukan penggalian parit tersebut, karena sudah 5 tahun khususnya parit dusun 2-3 Purwodadi dan Dusun 4 Sidomukti Desa Lambur 2 kecamatan Muara Sabak Timur ini belum ada mendapatkan sentuhan sama sekali.(*)

Penulis: Zulkipli
Editor: Deni Satria Budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved