Kasus Penusukan

Lagi Berkaca, Ridwan Tersulut Emosi Dengar Ucapan Sang Paman. Langsung Ambil Pisau, Dan. . .

Gara-gara tersulut emosi, Ridwan tega menusuk pamannya dari belakang. Itu lantaran dia diejek oleh pamannya ketika sedang berkaca

Lagi Berkaca, Ridwan Tersulut Emosi Dengar Ucapan Sang Paman.  Langsung Ambil Pisau, Dan. . .
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gara-gara tersulut emosi, Ridwan tega menusuk pamannya dari belakang. Itu lantaran dia diejek oleh pamannya ketika sedang berkaca, Rabu (11/4/18).

Kini, dia dihadapkan di persidangan untuk mendengarkan penjelasan saksi, Kamis (12/7/18).

Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winda Muharrani menghadirkan tiga orang saksi untuk memberikan keterangan.

Baca: Kasus Money Politics Dilimpah ke Kejari. Ini Dua Orang yang Ditetapkan Tersangka

Di antaranya, Seha, Bibi terdakwa, Adi Gustari, Paman terdakwa, dan Harold dari anggota kepolisian.
Dalam keterangannya, Seha tidak melihat langsung kejadian itu.

"Tapi waktu itu saya lihat dia lari, kabur," kata dia.

Sementara itu, Adi Gustari selaku saksi korban mengaku ditusuk pada leher bagian belakang. Setelah melakukan perbuatan itu, terdakwa melarikan diri.

"Waktu itu saya ditusuknya di sini, berdarah," katanya sambil menunjukkan bekas luka.

Dia mengaku tidak memiliki masalah dengan terdakwa.

Menurut keterangan Harold, terdakwa menyerahkan diri beberapa saat setelah kejadian.

Halaman
12
Tags
pisau
tusuk
Penulis: Mareza
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved