Gejala Demensia Kerap Menimpa Lansia, Kerap Turun Setelah Rajin Olahraga

"Kita mengapresiasi kegiatan dokter dan olahraga ini. Jadi saya senang jika dokter jangan hanya menganjurkan sehat

Gejala Demensia Kerap Menimpa Lansia, Kerap Turun Setelah Rajin Olahraga
shutterstock
Ilustrasi. Pasangan Lansia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Ahmad Choesni mengatakan dengan olahraga, gejala demensia yang kerap menerpa para lansia akan turun.

"Mudah-mudahan kita menjadi lansia yang produktif, bisa bekerja sama dengan teman-teman generasi muda," ujar Ahmad Choesni dalam acara Family Day Senior Citizen 2018 di Kementerian Koordinator PMK, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018).

Sehingga Indonesia bisa terus produkti dan ramah bagi lansia.

Choesni juga mengatakan akan ada bonus demografi pada tahun 2030.

Bonus demografi merupakan kesempatan bagi negara berkembang seperti Indonesia, di mana usia produktif akan lebih banyak ketimbang usia non-produktif.

"Kita mengapresiasi kegiatan dokter dan olahraga ini. Jadi saya senang jika dokter jangan hanya menganjurkan sehat, tapi dokternya juga harus sehat," ujarnya.

Choesni juga menyampaikan salam hormat kepada peserta dari Menko PMK, Puan Maharani.

Seperti diketahui, dalam acara Family Day Senior Citizen, Menteri PMK Puan Maharani tidak dapat menghadiri acara tersebut.

Namun sebaliknya, terlihat di lokasi Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek.

Tags
Demensia
Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved