Breaking News:

Miliki 10 Juta Pengguna Aktif di Indonesia, Tik Tok: Kami Akan Comply Dengan Aturan yang Berlaku

Indonesia merupakan salah satu negara yang penting bagi layanan berbagi video, Tik Tok. Tak heran jika tim manajemen

Editor: rida
Miliki 10 Juta Pengguna Aktif di Indonesia, Tik Tok: Kami Akan Comply Dengan Aturan yang Berlaku
Aplikasi Tik tok

TRIBUNJAMBI.COM- Indonesia merupakan salah satu negara yang penting bagi layanan berbagi video, Tik Tok. Tak heran jika tim manajemen TikTok bergegas terbang dari China ke Indonesia, sehari pasca pemerintah memblokirnya.

“Di Indonesia kami punya 10 juta pengguna aktif bulanan,” kata SVP Bytedance, Zhen Liu, pasca pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, di kantor Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (4/7/2018) kemarin.

Bytedance merupakan perusahaan induk TikTok yang sekaligus menaungi Musical.ly dan beberapa platform video lainnya.

Perusahaan asal China itu juga menanam modal di layanan agregator berita asal Indonesia, BABE.

Kominfo menerima kunjungan tim manajemen TikTok, membicarakan soal pemblokiran di Indonesia, Rabu (4/7/2018), di gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta. (Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com)
Kominfo menerima kunjungan tim manajemen TikTok, membicarakan soal pemblokiran di Indonesia, Rabu (4/7/2018), di gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta. (Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com) ()

Baca: Wow Di Negara Ini Warga yang Mengases Media Sosial Kena Pajak Rp 750 perhari

Baca: Heboh Bakal Dipasangkan dengan AHY, Golkar Pastikan Jusuf Kalla Dukung Jokowi pada Pilpres 2019

Zhen Liu mengindikasikan basis komunitas TikTok di Indonesia bertumbuh positif, meski layanannya sendiri baru populer beberapa bulan terakhir.

Karenanya, ia dan timnya berkomitmen untuk mematuhi aturan pemerintah agar bisa terus beroperasi.

“Kami ingin lebih baik lagi dalam menyediakan layanan yang menginspirasi masyarakat untuk berkreasi. Kami akan comply dengan aturan yang berlaku di Indonesia,” kata dia.

Adapun syarat dari pemerintah antara lain, TikTok harus membersihkan konten-konten negatif dan menjamin tak ada lagi konten-konten serupa di kemudian hari.

“Kami juga meminta batas umur pengguna TikTok ditingkatkan, jangan 12 tahun. Kalau bisa juga ada tim khusus yang mengawal konten di Indonesia dan ada yang bisa cepat kami hubungi ketika ada masalah,” kata Rudiantara, pada kesempatan yang sama.

Zhen Liu mengiyakan syarat-syarat itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved