Kabar Gembira! Ada Lowongan Magang ke Jepang Bagi Warga Sarolangun 

Kabar gembira bagi masyarakat khususnya putra dan putri kabupaten sarolangun, pasalnya DinasTenaga Kerja dan Transmigrasi

Kabar Gembira! Ada Lowongan Magang ke Jepang Bagi Warga Sarolangun 
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Kadisnakertrans Arsyad 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kabar gembira bagi masyarakat khususnya putra dan putri Kabupaten Sarolangun, pasalnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sarolangun saat ini mulai membuka lowongan kerja magang ke negara tirai bambu, yaitu Jepang.

Disampaikan oleh Kadisnakertrans Arsyad, bahwa rencana penerimaan tenaga kerja magang tersebut telah dibuka dan akan berakhir pada Oktober mendatang.

”Pengiriman tenaga kerjanya bulan Oktober tahun ini, akan tetapi pendaftaranya sekarang sudah kita buka,” kata Arsyad belum lama ini.

Namun dia menyebutkan, untuk mendaftar tentunya harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan, yakni umur tidak lebih dari 25 tahun, tamatan SMP hingga sarjana dan kuota atau jumlah orang yang mendaftar tidak terbatas.

”Kami dari kabupaten/kota hanya memfasilitasi pendaftaran dan mengirim mereka yang memenuhi syarat, yang menentukan hanya berdasarkan hasil tes di Disnaker Provinsi jambi yang ditangani langsunh oleh tenaga ahli dari Jepang ” terangnya lagi.

Dia mengimbau agar anak anak Sarolangun yang memiliki cita-cita dan semangat ke Jepang silahkan mendaftar, dan tidak di pungut biaya ,sebab lanjut dia jika lolos dan berhasil ke Jepang gajinya cukup menjanjikan.

”Untuk gaji tenaga kerja yang lolos cukup menjanjikan, yakni dengan gaji Rp15 juta/bulan, selama 3 tahun bekerja di sana, jadi saya imbau bagi anak sarolangun yang punya niat dan cita cita silahkan mendaftar, dan tidak dipungut biaya ” tegasnya .

Katanya, keberangkatan tenaga kerja ke jepang tersebut, berdasarkan kerjasama Pemerintah Republik Indonesia dengan pihak Pemerintah Jepang.

”Ini adalah kerjasama pemerintah kita dengan Pemerintah Jepang , dan tidak hanya itu saja, jika selesai bekerja di sana, minimal mereka sudah memiliki modal usaha, dan Skill atau keahlian yang bisa diterapkan di tempatnya masing-masing," ujarnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved