Beberapa Izin Depot Air Minum di Kabupaten Muarojambi Ditunda karena Temuan Bakteri E-Coli

Tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi targetkan 107 desa di Kabupaten Muarojambi bebas buang air besar sembarangan.

Beberapa Izin Depot Air Minum di Kabupaten Muarojambi Ditunda karena Temuan Bakteri E-Coli
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi targetkan 107 desa di Kabupaten Muarojambi bebas buang air besar sembarangan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Muarojambi melalui Sekretaris, Yes Isman.

Ia mengungkapkan, masyarakat Kab. Muarojambi masih memiliki pola kebiasaan untuk membuang air besar sembarangan. Hal ini berdampak pada sungai yang tercemar oleh limbah sanitasi tersebut.

Baca: Pleno Rekapitulasi Berlangsung Alot, PPK Bacakan Berita Acara Keberatan Saksi

"Tahun lalu itu 48 desa sudah bebas dari buang air besar sembarangan. Tahun ini kita target kan 31 desa, dan 2019 kita targetkan seluruh desa di Muarojambi bebas dari buang air besar sembarangan," jelasnya.

Terkait dengan pembuangan air besar sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Ia mengatakan bahwa hal ini berdampak pada kebersihan air di desa setempat. Salah satu desa yang masih tergolong belum bebas buang air besar sembarangan itu daerah Pijoan.

"Ini kan berkaitan dengan air, bahkan dampak dari hal tersebut, saat ini di temukan beberapa depot air yang mengajukan pengujian laboratorium sirnya ke kita, itu kita temukan bakteri E- Coli dan itu pembukaan usahanya kita tunda," ujarnya.

Baca: 160 CJH Kab. Muarojambi Siap Diberangkatkan Tahun Ini

Baca: Manasik Haji Calon Jamaah Sarolangun, Hilal Tekankan Jaga Fisik

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved