Sadis! Bantingan 'Maut' Olih Solihin Akibatkan Anaknya Tewas, Tangisan Bayi Berujung Kematian

Mulai dari memukul, menampar, menyulut pakai solder dan puntung rokok, sampai puncaknya membanting hingga tewas.

Editor: Duanto AS
Keluarga bersama ibu balita yang tewas dibanting ayah tirinya ke lantai berada di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/7/2018).(KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA) 

TRIBUNJAMBI.COM, TASIKMALAYA - Tindakan biadab ayah tiri terhadap anaknya yang masih bayi, tersiar dari Tasikmalaya.

Balita laki-laki berumur 18 bulan dibanting ke lantai oleh ayah tirinya hingga tewas.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Sampang Lega, Desa Cintawangi, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya.

Pelaku bernama Olih Solihin (34), karyawan bank swasta.

Ia menikahi Ulfa (32), ibu korban sejak empat bulan lalu.

Menurut pengakuan Ulfa ke polisi, Olih membanting anaknya gara-gara terganggu tangisan korban.

Sebelum membanting anaknya ke lantai, pelaku kerap menganiaya korban.

Mulai dari memukul, menampar, menyulut pakai solder dan puntung rokok, sampai puncaknya membanting hingga tewas.

Dari hasil otopsi RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, terdapat beberapa luka di bagian wajah, dada, pinggang, pantat dan kaki korban.

Baca: PPDB 2018 Masih Ramai, Orang Tua Murid Bilang Ada yang Tak Pakai Sistem Zonasi

Baca: Lowongan! Grup Band KotaK Buka Audisi Cari Pemain Keyboard, Anda Minat? Ini Syaratnya

Baca: Brasil Bakal Ketemu Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2018, Ini Hasil Pertandingan Tadi Malam

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma mengaku mendapat laporan dugaan penganiaan balita pada Jumat (29/6/2018).

Setelah polisi turun tangan diketahui pelaku merupakan ayah tiri korban.

Polisi kemudian meringkus pelaku tanpa perlawanan.

"Kita berhasil menangkap pelaku yang diduga telah menganiaya anak balita berusia 18 bulan. Pelaku merupakan ayah tiri korban. Ngakunya jengkel akibat korban sering nangis," jelas Pribadi, Selasa (3/7/2018).

Pribadi menjelaskan, penganiayaan ini bukan kali pertama.
Beberapa kali korban dipukul, ditampar, bahkan kakinya sempat ditempeli solder panas.

Hal itu dilakukan pelaku karena jengkel melihat anak tirinya rewel dan sering nangis.

Pelaku berpandangan, cara kekerasan tersebut untuk mendidik anak tirinya dan berhenti menangis.

"Kita kemarin sudah melakukan otopsi untuk kelengkapan alat bukti," tambahnya.

Kenal Pelaku Lewat Facebook Ulfa (32), ibu korban, merupakan warga Pekalongan, Jawa Timur.

Baca: Gibran Komentari Aksi 2019 Ganti Presiden di Depan Gerai Miliknya Hanya dengan 2 Kata Ini

Baca: Optimalkan Kerja Sama, Pemkot Jambi Lakukan Sosialisasi One Gate Collaboration

Ia mengenal korban dari jaring sosial Facebook beberapa bulan lalu.
Sebelumnya, ia dibujuk pelaku untuk menikah siri dan dibawa ke Karangnunggal, Tasikmalaya.

Saat menikah, Ulfa telah memiliki dua anak yaitu korban serta kakaknya, siswa kelas 4 SD.

Namun, anak pertama Ulfa tinggal di Pekalongan bersama neneknya.

Sementara korban dibawa Ulfa ke Karangnunggal bersama pelaku.
"Rencananya kami akan nikah secara negara sehabis Lebaran ini. Tetapi ternyata malah kejadian seperti ini.

Sebelumnya dia selalu emosian dan sering memukul anak saya," ungkap Ulfa di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.

Keluarga bersama ibu balita yang tewas dibanting ayah tirinya ke lantai berada di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/7/2018).(KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA)
Keluarga bersama ibu balita yang tewas dibanting ayah tirinya ke lantai berada di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/7/2018).(KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA) ()

Kini, pelaku berada di ruang tahanan Polres Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku dijerat Undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menangis, Balita 18 Bulan Dianiaya Ayah Tiri hingga Tewas"

Baca: Bakal Caleg Ramai-ramai Serbu Rumah Sakit Jiwa Jambi, Ada Apa?

Baca: Prediksi Skor Swedia vs Swiss Piala Dunia 2018 Babak 16 Besar Siaran Langsung Trans TV

Baca: Cewek Digoda Cowok di Medsos, Dibilang Cantik Ganda Dibalas Mengejutkan, Netizen Cewek Setuju

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved