Menurut Sains, Ini Kelebihan Mata Kucing Dibanding Manusia

Dalam berbagai film horor, kucing biasanya dijadikan sebagai hewan yang mendampingi tokoh jahat. Terutama kucing hitam.

Menurut Sains, Ini Kelebihan Mata Kucing Dibanding Manusia
national geographic
pupilkucing bisa membesar hingga 300 kali 

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam berbagai film horor, kucing biasanya dijadikan sebagai hewan yang mendampingi tokoh jahat. Terutama kucing hitam.

Bukan karena warna kucing tersebut yang menambah kengerian hewan ini, melainkan matanya. Pupil kucing seringkali digambarkan hanya berupa garis vertikal. Namun benarkah pupil kucing hanya sebatas garis vertikal?

Sebenarnya pupil kucing tidak hanya berbentuk garis vertikal, namun juga bulat seperti makhluk hidup lainnya. Hanya saja pupil kucing dapat berubah menjadi garis vertikal dalam waktu yang sangat singkat.

Pada bulan Juli 2015, peneliti asal Universitas California, Berkeley, melaporkan mengenai temuannya tentang hubungan antara aktivitas hewan dengan bentuk pupil. Para peneliti menganalisis 214 spesies hewan darat sebagai sumber data.

Secara dasar, bentuk dan ukuran pupil menentukan seberapa banyak cahaya yang ditangkap oleh mata sebelum "dibaca" oleh otak sebagai bentuk dan pola warna.

Mekanisme membesar dan mengecilnya pupil pun dipengaruhi oleh cahaya. Saat berada di dalam tempat yang minim cahaya, pupil akan membesar agar memudahkan cahaya yang ada masuk ke dalam mata. Demikian pula dengan sebaliknya ketika berada di tempat yang terang, pupil akan mengecil.

Mekanisme pupil ini tidak hanya terjadi bagi manusia, namun juga hewan lain, termasuk kucing. Yang berbeda pada kucing adalah mereka jauh lebih mahir dalam melakukannya.

Dilansir dari National Geographic Indonesia, Selasa (3/7/2018), penelitian terdahulu telah menemukan fakta bahwa kucing dan hewan predator lain dapat menggerakan otot mata mereka lebih sering demi menangkap cahaya.

Kucing mampu melebarkan pupil mereka hingga 300 kali lipat, jauh lebih besar dibandingkan manusia yang hanya mampu hingga 15 kali lipat. Dengan kemampuan ini kucing dapat melihat dan berburu saat malam hari.

Kemampuan kucing ini disempurnakan dengan pupil vertikal yang membuat mereka dapat memperkirakan jarak mangsa layaknya seekor ular atau buaya.

Meski demikian, tidak semua "keluarga" kucing memiliki pupil vertikal. Kucingbesar seperti singa dan harimau tidak memiliki kelebihan ini.

Martin Banks, seorang profesor optometri di Berkeley mengatakan bahwa perbedaan tersebut diakibatkan oleh ukuran tubuh. Banks mengatakan bahwa singa atau harimau tidak perlu mengeluarkan usaha lebih untuk dapat fokus melihat mangsa karena tubuhnya yang jauh lebih tinggi dibanding kucing.

Dengan demikian, ketika pupil mata kucing berubah menjadi garis vertikal, artinya mereka sedang fokus melihat mangsanya.

Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved