Bahas Waktu Melintas untuk Truk Batu Bara, Pemkab Muarojambi Gelar Rapat Koordinasi

Hal ini menyikapi pembelokiran mobil truk batu bara yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Kumpeh Ulu pada Minggu (1/7) lalu.

Bahas Waktu Melintas untuk Truk Batu Bara, Pemkab Muarojambi Gelar Rapat Koordinasi
tribunjambi/syamsul
Pemkab Muarojambi melakukan rapat koordinasi bersama terkait persoalan truk batu bara yang dilarang melintas pada waktu-waktu tertentu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muarojambi melakukan rapat koordinasi bersama dengan Forum Kepala Desa Kabupaten Muarojambi, Pengusaha Angkutan Batu Bara dan Perwakilan Masyarakat Kumpeh Ulu dan Jaluko, Senin (2/7).

Rapat ini turut dihadiri oleh Waka Polres Muaro Jambi Kompol Lukhman,S.H, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs.David Rozano, Kajari Sengeti, Pabung Kodim 0415-BTH Mayor Wawan. Selain itu juga Kasat Intel Muaro Jambi AKP.Dastu Destiawan, Kapolsek Kumpe Ulu AKP. Zareffa, Kapolsek Jaluko AKP.Eko Budi.

Hal ini menyikapi pembelokiran mobil truk batu bara yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Kumpeh Ulu pada Minggu (1/7) lalu. Pemblokiran yang dilakukan oleh masyarakat setempat tidak memperbolehkan truk bermuatan batu bara melintas pada siang hari di wilayah tersebut.

Baca: Jangan Pernah Keseringan Menjalani 3 Kebiasaan ini, Disebut Dapat Mempersingkat Umur Manusia

Meskipun sudah dilakukan pertemuan antara pengusaha batu bara bersama masyarakat di dua kecamatan di Kumpeh Ulu dan Jambi Luar kota, yang dimediasi oleh Pemkab Muarojambi, dalam hal ini Wakil Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno.

Permintaan masyarakat mengenai larangan truk batu bara tidak boleh melintas dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 WIB sore belum bisa di sepakati oleh pihak pengusaha batu bara. Hal ini karena pihak pengusaha batu bara beralasan akan menyebabkan kerugian besar pada perusahaannya.

"Iya, kita hari ini sudah selesai melakukan rapat koordinasi bersama pihak perusahaan batu bara. Tapi pihak perusahaan belum bisa memenuhi permintaan masyarakat agar mobil melintas sesuai jam yang diminta," ujar Zar'i Muhammad, salah seorang perwakilan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kumpeh Ulu yang menghadiri rakor tersebut.

Baca: Intip Gaya Kasual Vintage ala Jennifer Bachdim Disebut Emak-emak Zaman Now Banget

Selain itu, Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno seusai melakukan rapat koordinasi tersebut mengatakan bahwa hasil rapat koordinasi tersebut, pihak perusahaan batu bara dan masyarakat akan melakukan uji coba pembatasan melintas pada waktu waktu tertentu selama satu bulan ke depan ini.

"Jadi, untuk uji cobanya itu dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 09.00 dan pukul 16.00 sore sampai pukul 19.00 WIB malam mobil batu bara tidak boleh melintas di Kecamatan Kumpeh Ulu dan Jaluko. Berarti selain jam-jam yang ditentukan tersebut mobil batu bara boleh melintas," jelas Wabup.(*)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved