Bashar al-Assad Berhasil Rebut Delapan Kota yang Dikuasai Pemberontak di Suriah Selatan

Setidaknya delapan kota yang dikuasai pemberontak di Suriah selatan, telah kembali berada di bawah kontrol rezim

Bashar al-Assad Berhasil Rebut Delapan Kota yang Dikuasai Pemberontak di Suriah Selatan
AFP
Dua orang anggota polisi ISIS menghentikan kendaraan di salah satu titik kota Raqqa, Suriah utara. 

TRIBUNJAMBI.COM- Setidaknya delapan kota yang dikuasai pemberontak di Suriah selatan, telah kembali berada di bawah kontrol rezim pemerintah Bashar al-Assad setelah tercapai kesepakatan yang diperantarai Rusia.

Pasukan rezim yang didukung Rusia telah melancarkan serangan dan membombardir kawasan Suriah selatan sejak 19 Juni bertujuan mengambil alih kawasan strategis yang berbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Kesepakatan untuk delapan kota di Provinsi Daraa itu tercapai meski terjadi serangan udara oleh rezim yang menghantam kawasan yang dikuasai oposisi di dekatnya.

"Setidaknya delapan kota di utara dan timur Daraa telah menyetujui perjanjian rekonsiliasi usai pembicaraan di setiap kota."

Baca: Sedang Dalam Air Force One, Trump Berhasil Ditipu Seorang Komedian, Reaksinya Tuai Kritikan

Baca: Film yang Dibintangi Ayu Ting Ting Sepi Penonton, Raffi Ahmad Tetap Bela! Malah Merasa Senang

Baca: Dua Hari Berturut-turut Gardu Listrik di RT 17 Kelurahan Simpang III Sipin Meledak

"Pembicaraan yang dilakukan antara petinggi militer Rusia dengan tokoh lokal dan perwakilan pemberontak yang tersisa," kata Kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rami Abdel Rahman dilansir AFP.

Kesepakatan tersebut menjadi yang terkini dalam serangkaian perjajian rekonsiliasi yang telah dilakukan di seluruh penjuru Suriah untuk mengembalikan kendali wilayah yang diduduki oposisi ke pemerintah rezim.

Tak jarang kesepakatan rekonsiliasi tercapai usai dilancarkan serangkaian serangan udara maupun darat yang mematikan.

Kesepakatan yang ditawarkan oleh rezim juga kerap disertai keharusan kelompok oposisi untuk menyerahkan persenjataan berat mereka dan mengizinkan anggota yang tersisa untuk dievakuasi menuju wilayah utara Suriah, yang dikuasai pemberontak.

Menurut kantor berita pemerintah, SANA, kesepakatan yang dicapai di antara untuk kota Dael, Ghariya Timur, Talul Khlaaf dab Tal al-Sheikh Hussein.

"Kota-kota tersebut telah kembali di bawah kendali rezim pemerintah setelah para gerilyawan menyerahkan persenjataan mereka kepada tentara pemerintah," tulis SANA. Sementara, Observatorium menyebutkan, kota-kota lain yang telah kembali di bawah kontrol pemerintah Suriah yakni di kota Ibtaa, Ghariya Barat, Ummu Umar dan Karak Timur.

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved