Ditahan KPK, Mendagri Pastikan Tetap Melantik Bupati Tulungagung Syahri Mulyo

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan akan tetap melantik Bupati Tulungagung Syahri Mulyo meski terjerat

Ditahan KPK, Mendagri Pastikan Tetap Melantik Bupati Tulungagung Syahri Mulyo
(KOMPAS.com/IHSANUDDIN)
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (15/6/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan akan tetap melantik Bupati Tulungagung Syahri Mulyo meski terjerat kasus korupsi.

Syahri Mulyo diketahui menyerahkan diri dan kini mendekam di rumah tahanan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) setelah sempat menjadi buronan lembaga anti korupsi itu.

“Tetap dilantik sampai ada kekuatan hukum tetap ia (Syahri Mulyo) bersalah atau tidak,” kata Tjahjo ditemui usai apel bersama di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Rekapitulasi penghitungan suara hasil formulir C1 Pilkada Tulungagung, Jawa Timur, telah selesai 100 persen, Kamis (28/6/2018).

Mantan Bupati Syahri Mulyo yang berstatus tersangka korupsi oleh KPK memenangi pilkada.

Baca: Alhamdulillah Akhirnya Basarnas Temukan Kapal Motor Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Baca: Masih Ingat Petugas TPS yang Meminum Tinta Pemilu? Begini KOndisinya Setelah Dibawa ke Rumah Sakit

Baca: Usai Bertemu Kim Jong Un, Trump Bakal Bertemu Pemimpin Rusia Vladimir Putin

Tjahjo menghormati hasil proses Pilkada Serentak 2018 yang baru saja berlangsung.

“Suara rakyatkan suara Tuhan. Apapun proses pilkada yang memilih masyarakat, siapa yang dipilih itu yang dimau masyarakat ya jalan terus,” kata Tahjo.

Status Syahri Mulyo sebagai kepala daerah baru akan dicabut saat kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap.

“Kalau dia diputus bersalah nanti dicabut kembali (jabatan bupati),” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

“Kemarin juga ada yang dilantik di LP (Lembaga Pemasyarakatan). Zaman-zaman dulu kan juga ada Sulawesi Utara, tetap kita hargai proses demokrasi, tetapi hukum harus berkekuatan tetap,” sambung Tjahjo.

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved