Jadi Cerpen Terbaik Kompas 2017, "Kasur Tanah" Karya Muna Masyari Singkirkan Puluhan Cerpenis

"Cerpen Terbaik Kompas 2017 adalah... Kasur Tanah karya Muna Masyari," kata Budiman di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat.

Jadi Cerpen Terbaik Kompas 2017,
(KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)
Muna Masyari, cerpenis yang cerita pendeknya Kasur Tanah dinobatkan sebagai Cerpen Terbaik Kompas 2017 dalam acara Jamuan Cerpen Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2018) malam 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - "Kasur Tanah" cerita pendek karya Muna Masyari, terpilih menjadi Cerpen Terbaik Kompas 2017.

Pengumuman pemenang ini disampaikan langsung oleh Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, dalam acara Jamuan Cerpen Kompas, Kamis (27/6/2018) malam.

"Cerpen Terbaik Kompas 2017 adalah... Kasur Tanah karya Muna Masyari," kata Budiman di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat.

Muna kemudian menerima piala dan memberikan sepatah kata sebagai pemenang.

Baca: Bocah Ajaib Inggris Berhasil Didapatkan Liverpool, Ia Merupakan Sepupu Steven Gerrard

"Terima kasih kepada pihak Kompas telah memilih cerpen saya sebagai pemenang. Saya enggak nyangka sekali dan ini sebuah kejutan yang sangat luar biasa," kata Muna.

"Bagi saya merupakan sebuah beban yang sangat berat. Ini adalah sebuah tantangan buat saya berkarya lebih baik lagi," tambahnya.

Muna berhasil menggeser 20 cerpenis lain yang karyanya terpilih dalam Cerpen Pilihan Kompas 2017. Di antaranya Budi Darma, Ahmad Tohari, Putu Wijaya Radhar Panca Dahana, Agus Noor, Djenar Maesa Ayu, dan lainnya.

Baca: Meme Kocak Ramaikan Kekalahan Jerman di Piala Dunia, Boyband Korea Sampai Ikut Joget

Puluhan karya tersebut melalui seleksi tim juri internal yang dipimpin Putu Fajar Arcana. Seperti yang telah berlangsung sejak acara ini mulai digelar tahun 1992, cerpen-cerpen terpilih itu dibukukan.

Cerita Kasur Tanah kemudian diinterpretasikan ke dalam sebuah pertunjukan teater oleh Teater Mandiri yang disutradarai Putu Wijaya.(*)

Editor: budi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved