Kasi Pidsus Kejari Sungaipenuh Bersaksi di Pengadilan Tipikor

Dalam kesaksiannya, Andi mengaku meminta Dawar, staf TU Kejari Sungai Penuh untuk mengambil data kepada terdakwa Agus Salim.

Kasi Pidsus Kejari Sungaipenuh Bersaksi di Pengadilan Tipikor
tribunjambi/mahreza
Kasi Pidsus Kejari Sungaipenuh bersaksi di Pengadilan Tipikor Jambi, dalam perkara dugaan suap mantan Direktur PDAM Tirta Saksi 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang lanjutan kasus dugaan suap mantan Direktur PDAM Tirta Saksi, Agus Salim, dan oknum Kejari Sungai Penuh, Asmardi, kembali digelar. Sidang digelar di gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Senin (25/6/18).

Agenda sidang yang digelar tersebut adalah mendengarkan penjelasan saksi. Satu di antara saksi yang dihadirkan dalam kesempatan tersebut adalah Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Andi Herman.

Dalam kesaksiannya, Andi mengaku meminta Dawar, staf TU Kejari Sungai Penuh untuk mengambil data kepada terdakwa Agus Salim.

Baca: Jelang Pembacaan Vonis, Borgol Arman Macet Belasan Menit

"Karena, ada warga yang melapor ke Dawar, lalu Dawar menemui saya," kata dia.

Dari sanalah, dia kemudian meminta Dawar untuk mengambil data di PDAM Tirta Sakti.

"Saya tanya dia, 'Pak Dawar kenal sama direktur (Agus Salim)?' Dia bilang, kenal. Ya udah, saya minta dia bantu cocokkan data," jelasnya di persidangan.

Dia mengaku, saat mengetahui kabar OTT, sedang dalam perjalanan ke Jambi.

"Waktu itu, habis (salat) Jumat saya ke Jambi. Dapat kabar itu, sekitar jam empat-setengah lima, sudah lewat Bangko," jelasnya.(*)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved