Pemkab Tanjabbar Usulkan 202 Formasi CPNS, Informasinya Setelah Pilkada
Untuk tahun 2018, formasi yang diusulkan BKD Tanjab Barat sebanyak 90 persen fokus pada tenaga pendidik, medis. Kemudian tenaga teknis instruktur.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA. TUNGKAL - BKD Tanjab Barat mengusulkan formasi CPNS sesuai dengan kebutuhan daerah.
Hal itu disampaikan Encep Jarkasih, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tanjab Barat kepada tribunjambi.com, Senin (25/6).
Katanya, saat ini pihaknya masih menunggu penetapan formasi penerimaan CPNS daerah tahun 2018. Informasi penetapan formasi dari BKN akan disampaikan pada Mei lalu, namun sampai dengan saat ini pihaknya belum terima kabar.
Untuk tahun 2018, formasi yang diusulkan BKD Tanjab Barat sebanyak 90 persen fokus pada tenaga pendidik, medis. Kemudian tenaga teknis instruktur.
"Yang 10 persen ini adalah untuk tenaga administrasi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan daerah misalnya perikanan, penyuluh," tuturnya.
"Untuk pelaksanaan penerimaan, informasi dari pusat akan dilaksanakan setelah Pilkada serentak atau awal bulan depan," lanjutnya.
Kepada Tribunjambi.com, dia mengatakan pemilihan 90% tenaga pendidik dan paramedis ini berdasarkan kebutuhan di daerah dan usulan dari pusat, yang saat ini banyak kekurangan.
Hal itu juga sesuai dengan intruksi dari pusat, untuk saat ini penerimaan dari tenaga pendidik guru, paramedik dan struktur, sesuai dengan nawacita presiden.
Terkait informasi yang beredar di masyarakat, Encep meminta agar tidak mudah terkecoh.
Terlebih lagi ada yang mengiringi bisa membantu untuk meloloskan masuk PNS. Pada akhirnya banyak terjadi penipuan.
"Tunggu pemerintah menyampaikan secara rasmi. Kalaupun ingin melihat secara online silakan membuka website resmi BKN ataupun Menpan-RB secara rasmi. Kalau website yang lain khawatir itu adalah berita bohong," imbaunya.
Sistem penerimaan tahun ini yaitu dengan sistem CAT (computer assisted test). Namun belum bisa dipastikan dimana lokasi tesnya, apakah STIKOM seperti tahun 2015 atau UPTD BKN Tanjab Barat, sesuai dengan formasi dari daerah dan peralatannya.
BKD Tanjab Barat pada awalnya mengusulkan formasi CPNS sekitar 530. Namun berdasarkan arahan dari Pemerintah Provinsi Jambi, usulan tersebut harus direvisi sesuai jumlah pegawai yang pensiun.
"Akhirnya kita usulkan 202. Tetapi ini belum jelas apakah yang diterima usulan pertama atau usulan kedua," katanya.
Di lingkungan Pemerintah Tanjab Barat, jumlah ASN sebanyak 4.073 orang dan ditambah jumlah tenaga kerja kontrak sebanyak 4.353 orang. Dan rincian tenaga di Dinas pendidikan 1.870 pengajar.