Jelang Belgia vs Tunisia, Martinez Sebut Romelu Lukaku Tak Berambisi Raih Sepatu Emas

Pelatih Belgia, Roberto Martinez, mengatakan Romelu Lukaku tidak punya ambisi pribadi untuk meraih Sepatu Emas di Piala Dunia 2018.

Jelang Belgia vs Tunisia, Martinez Sebut Romelu Lukaku Tak Berambisi Raih Sepatu Emas
bolasport.com
Striker timnas Belgia, Romelu Lukaku (kiri), merayakan gol ke gawang Panama bersama rekan setimnya dalam laga Grup G Piala Dunia 2018 di Fisht Stadium, Sochi, 18 Juni 2018. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih Belgia, Roberto Martinez, mengatakan jika  penyerang andalan timnya Romelu Lukaku tidak punya ambisi pribadi untuk meraih Sepatu Emas di Piala Dunia 2018.

Martinez mengklaim bahwa, Lukaku tidak mengincar gelar sebagai Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2018 dan lebih memilih memenangi turnamen tersebut bersama Belgia.

Romelu Lukaku mencetak dua gol saat Belgia menang 3-0 atas Panama pada pertandingan pertama Grup G Piala Dunia 2018, Senin (18/6/2018).

"Lukaku tidak bergabung di tim untuk menjadi pencetak gol terbanyak. Dia ada di sini untuk membantu tim juara dengan perannya sebagai pencetak gol," ucap Martinez seperti dilansir dari BolaSport.com.

Martinez, yang pernah melatih Lukaku di Everton, pun yakin sang pemain sadar perannya di tim.

"Saya mengenal Lukaku dengan baik. Dia tahu perannya adalah membantu tim untuk juara. Saya tidak menunggu pemain untuk mengejar hadiah individu. Mereka semua tahu tugas mereka untuk tim ini," kata Martinez.

Lukaku merupakan top scorer Belgia di kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona UEFA setelah menceploskan 11 gol. Koleksi gol Lukaku hanya kalah dari Robert Lewandowski (Polandia, 16 gol) dan Cristiano Ronaldo (Portugal, 15).

Adapun Belgia ketika itu menjadi tim tersubur di kualifikasi bersama Jerman dengan koleksi 43 gol.

Belgia akan lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2018 jika mereka bisa menang atas Tunisia pada Sabtu (23/6/2018).

Tiket ke fase knock-out ini akan mendekatkan De Rode Duivels ke pencapaian perempat final seperti di edisi 2014. 

Sejauh ini prestasi tertinggi Belgia terjadi saat finis di peringkat keempat Piala Dunia 1986.

Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved