Dibayar Untuk Mengandung Bayi Pria Asal China, 31 Wanita Digerebek. Begini Alurnya

Sebanyak 31 wanita warga Kamboja diduga sedang mengandungkan bayi dari pria yang berstatus sebagai pelanggan dari Cina,

Dibayar Untuk Mengandung Bayi Pria Asal China, 31 Wanita Digerebek. Begini Alurnya
BBC Indonesia
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM PHNOM PENH - Sebanyak 31 wanita warga Kamboja diduga sedang mengandungkan bayi dari pria yang berstatus sebagai pelanggan dari Cina, berhasil ditemukan dalam suatu penggerebekan. Mereka ditemukan di sebuah bangunan yang diduga merupakan tempat pusat operasi surrogacy komersial ilegal, Kamis lalu.

Polisi mengatakan, lima dari mereka ditangkap, termasuk seorang pria China dalam razia di dua apartemen, di sana.

Kamboja menjadi lokasi populer di kalangan pasangan yang ingin memperoleh anak melalui metode ibu pengganti secara komersial, meskipun kegiatan tersebut sudah dilarang pemerintah setempat sejak 2016 lalu.

Baca: Cek Kesehatan Ginjal Lewat Jengkol, Hoaks atau Fakta?

Direktur Kantor Anti Penyelundupan Phnom Penh, Keo Thea yang dikonfirmasi Reuters mengatakan, empat dari lima individu yang ditahan adalah wanita warga Kamboja, sedangkan sisanya seorang lagi adalah pria warga Cina.

"Pihak berwenang telah menangkap dengan tuduhan tuduhan terlibat dalam perdagangan dan kegiatan perantara pada ibu di luar negeri.

"Namun, semua wanita hamil belum dituntut dengan tuntutan apa pun.

"Mereka diduga sedang mengandung bayi warga China," katanya sambil mengungkapkan korban dijanjikan pembayaran 10.000 US$ (Rp139 juta) bagi layanan tersebut.

Keo Thea mengatakan, setelah positif hamil, para wanita itu akan diberi 500 US$ (Rp 6,9 juta) dan berdasarkan kesepakatan mereka akan menerima bayaran 300 US$ (Rp4,1 juta) sebulan sehingga total 10.000 US$ (Rp 139 juta) selesai dibayar.

Dia mengatakan, pusat operasi pengganti telah menyerahkan 20 bayi kepada pelanggan mereka di China.

Baca: Inilah 5 Tips Menghias Ruangan Sempit Jadi Terlihat Luas

Baca: 9 Kebiasaan Ini Bikin Risiko Hipertensi Meningkat, Ayo Perbaiki Gaya Hidup Anda!

Sumber: Sinarharian.My/Reuters

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved