Breaking News:

Prabowo Umumkan Penggalangan Donasi, Habiburokhman Bantah Gerindra Kehabisan Modal

Langkah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menggalang donasi untuk ongkos politik Partai Gerindra dibantah

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat memberikan pidato, di The Kemuning, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Langkah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menggalang donasi untuk ongkos politik Partai Gerindra dibantah Ketua DPP Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman karena partainya tengah kehabisan modal.  

"Oh, enggak (kehabisan modal), crowdfund itu kan biasa di negara demokrasi," kata Habiburokhman kepada Kompas.com, Jumat (22/6/2018). Habiburokhman mencontohkan politik di Amerika Serikat. Menurut dia, Barack Obama dan Donald Trump turut menggalang dana dari pendukungnya untuk modal kampanye sebagai calon presiden.

Baca: Anak Korban Terkejut Mendengar Letusan, Warga Bungo Ditembak di Belakang Rumah

"Justru itu ada nilai atau filosofi demokrasinya, yaitu melibatkan masyarakat berpartisipasi dalam perjuangan sejak awal sekali," kata dia. Ia menilai, donasi dari masyarakat juga bisa menghilangkan praktik lama yang tidak sehat, di mana banyak parpol hanya didanai oleh satu atau sedikit orang. Menurut dia, hal tersebut berbahaya bagi demokrasi.

"Bisa jadi orang tersebut punya privilege di Partai tersebut dan membuat kebijakan yang tidak demokratis," kata Habiburokhman. Habiburokhman membantah bahwa penggalangan donasi oleh Partai Gerindra baru dilakukan sekarang ini.

Menurut dia, Gerindra sejak lama sudah membuka peluang bagi masyarakat luas untuk menyumbangkan dananya. "Mungkin ini yang baru terekspos. Waktu pak Jokowi-Ahok (di Pilgub DKI 2012) kita sudah melakukan crowdfund. Kemudian hampir setiap menjelang perhelatan yang besar di pilkada kita lakukan hal yang sama," kata dia.

Menurut Habiburokhman, dan yang terkumpul nantinya akan dipakai membiayai ongkos politik Gerindra seperti sosialisasi hingga membantu konstituen yang tengah ditimpa musibah. Ia memastikan, penggunaan dana donasi akan dilakukan secara transparan.

Baca: Konflik SAD di Pelepat Bungo - Rudi Syaf: Seharusnya Polisi Tak Lakukan Itu

Baca: Avanza Berpenumpang 7 Orang Laka Tunggal di Bungo, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Selain dari masyarakat, kader Gerindra khususnya yang menjabat di eksekutif dan legislatif juga ikut memberi sumbangan. "Kalau yang di DPR, teman-teman semua memang sudah jelas dipotong, ada potongannya 12 persen dari gaji mereka tiap bulannya," kata dia. Penggalangan donasi ini sebelumnya diumumkan langsung oleh Prabowo lewat akun Facebook resminya, Kamis (21/6/2018) malam.

Prabowo mengatakan, proses demokrasi berbiaya tinggi di Indonesia menyebabkan banyak calon potensial justru kalah dukungan dari calon lain yang memiliki dana besar. Oleh karena itu, Partai Gerindra membutuhkan dukungan dan donasi dari masyarakat pendukungnya.

"Saya merancang suatu program pencari dana dari rakyat langsung, dari pendukung-pendukung saya, dan pendukung-pendukung Gerindra. Saya namakan @GalangPerjuangan," kata Prabowo. Prabowo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan nomor rekening yang bisa digunakan untuk menampung bantuan dari para pendukungnya. Berapapun nilai bantuan yang dikirimkan akan sangat membantu perjuangan Gerindra.

Baca: Polisi Hentikan Kasus Chat, Rizieq Shihab Bakal Pulang ke Indonesia

Baca: VIDEO: Buaya di Dermaga Pondok Dayung Ditembak TNI AL karena Dianggap Membahayakan

Baca: VIDEO: Tagih Utang Lewat Video, Ahmad Dhani: Cuma Kurang Rp50 Juta Pakai Mengolok-olok

"Saya mohon bantuanmu, berapa banyak itu tergantung kemampuanmu. Kalau kau, katakanlah, mengirim Rp 5 ribu kami sudah terima kasih. Kalau bisa kirim Rp 10 ribu, Rp 20 ribu dan seterusnya akan sangat berarti," kata Prabowo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Galang Donasi, Gerindra Bantah Kehabisan Modal", 

Editor: Fifi Suryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved